JAKARTA--Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh nampak gusar ketika dikonfirmasi tanggapannya terhadap permintaan Komisi X yang meminta Kemendikbud tidak memaksakan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari ini, Kamis (18/4). Terutama untuk UN yang dilaksanakan di Kalimantan Timur.
\"Terus anak-anak mau ujian pakai apa? Kalau enggak pakai ujian susulan, mereka mau lulus pakai apa,\" ujar Nuh usai mendampingi Presiden RI menghadiri acara HIPMI di Jakarta Selatan, Kamis.
Komisi X yang diwakili oleh Reni Marlinawati meminta pemerintah untuk pelaksanaan di Kaltim ditunda lagi sebab 155 sekolah di wilayah itu belum menerima soal Ujian Nasional (UN). Menurut Reni, menteri harusnya mendengar keluhan di lapangan, sehingga UN ini bisa ditunda dahulu.
Apalagi, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Awang Faroek Ishak menyatakan, UN yang harusnya mulai digelar Kamis ini ditunda hingga batas waktu yang tidak ditentukan.
Pernyataan Awang itu disampaikan setelah dia berkoordinasi ke seluruh kabupaten dan kota se-Kaltim, sebagaian menyatakan, lembaran soal belum siap atau belum didapatkan. Karena tidak serentak itulah sehingga UN lebih baik ditunda saja.
Menanggapi itu, Nuh hanya menyatakan secepatnya akan segera dilaksanakan UN tersebut. \"Harus ujian, kalau enggak gimana. Ujian dong, ini diusahakan secepatnya,\" tegasnya.
Seperti diketahui, kekacauan jadwal UN yang kembali terjadi ini membuat banyak pihak kecewa baik politisi, kepala daerah maupun siswa-siswi yang sudah mempersiapkan diri. Komisi X menyatakan Nuh tak bisa memaksakan UN hari ini dengan cara memfotokopi soal ujian. Hal itu dianggap bukan perkara mudah, terutama untuk daerah yang letak geografinya sulit dan pasokan listrik yang minim. Gubernur Awang atas nama Pemprov Kaltim juga mengaku kecewa dengan pengelolaan UN saat ini yang benar-benar kacau. (flo/jpnn)
Mendikbud: Kalau Tak Ujian, Mau Lulus Pakai Apa?
Kamis 18-04-2013,20:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 04-06-2026,15:59 WIB
Eks Kepala Unit Bank di Lebong Divonis 3,5 Tahun Penjara, Rugikan Negara Rp3 Miliar
Kamis 04-06-2026,13:03 WIB
BPS Bengkulu Bekali Petugas Sensus Ekonomi Keterampilan Komunikasi, Bangun Kepercayaan Demi Data Berkualitas
Kamis 04-06-2026,12:12 WIB
Bapenda Kota Bengkulu Genjot PAD 2026, Lebih dari 113 Ribu SPPT PBB Mulai Disebar ke Warga
Kamis 04-06-2026,12:14 WIB
Seluruh OPD di Pemkot Bengkulu Wajib Jaga Lingkungan Kantor hingga Radius 1 Kilometer
Kamis 04-06-2026,13:36 WIB
Ini Rahasia Shockbreaker Honda Tetap Nyaman dan Stabil Menurut Astra Motor Bengkulu
Terkini
Kamis 04-06-2026,16:00 WIB
Gaji ke-13 ASN Pemprov Bengkulu Segera Cair, BKAD Siapkan Anggaran Hampir Rp60 Miliar
Kamis 04-06-2026,15:59 WIB
Eks Kepala Unit Bank di Lebong Divonis 3,5 Tahun Penjara, Rugikan Negara Rp3 Miliar
Kamis 04-06-2026,15:53 WIB
Korupsi Pengadaan UPS RSUD Kepahiang, Mantan Direktur Dijatuhi Hukuman 3 Tahun
Kamis 04-06-2026,15:50 WIB
Iming-iming Cair Puluhan Juta, Guru di Bengkulu Jadi Korban Dugaan Arisan Bodong
Kamis 04-06-2026,15:29 WIB