BINTUHAN,BE- Banjir bandang membuat puluhan rumah Desa Suku Tiga, Kecamatan Nasal terendam. Banjir disebabkan sungai Nasal meluap setelah 4 jam hujan deras mengguyur Kecamatan Nasal. Banjir mulai menggenangi puluhan rumah warga sekitar pukul 19.00 WIB malam tadi (17/4). Warga mulai mulai mencari lokasi yang lebih tinggi, pihak desa suku tiga sudah mengumumkan melalui pengeras suara Masjid Suku Tiga. Meminta warga untuk meninggalkan rumah sementara waktu, karena sungai meluap. \"Kita minta warga untuk mengatisipasi, hingga malam ini sungai masih meluap,\" ujar Kades Suku Tiga Johari, tadi malam. Sementara itu, Kepala BPBD Kaur Yusirwan MM saat dihubungi mengatakan, bahwa banjir tersebut merupakan luapan air hujan dari Ulu Nasal, akibat daerah pegunungan gundul. Membuat air melimpah di satu hilir Sungai nasal. \"Kita minta warga untuk mengatisipasi wilayah Suku Tiga merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS). Sehingga jika hujan lebat pasti banjir,\" jelasnya.(823)
Banjir Bandang, Warga Mengungsi
Kamis 18-04-2013,19:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 23-06-2026,21:38 WIB
LKPJ Bupati Tahun 2025, DPRD Kabupaten Kaur Terbitkan 10 Rekomendasi Strategis
Selasa 23-06-2026,17:28 WIB
Terungkap di Sidang! Saksi Bongkar Dugaan Modus Latifa, dari Double Input hingga Blur Laporan Keuangan
Selasa 23-06-2026,15:56 WIB
Lurah Anggut Dalam Dinonaktifkan, Wali Kota Bengkulu Tegas Tindak Pelanggaran Data Bansos
Selasa 23-06-2026,15:58 WIB
SPMB SMPN Kota Bengkulu 2026 Dibuka 25 Juni, Orang Tua Diminta Siapkan Dokumen Sejak Dini
Selasa 23-06-2026,16:09 WIB
Dedy Wahyudi Beri Peringatan Keras ASN, Jangan Sakiti Rakyat Kecil
Terkini
Rabu 24-06-2026,14:14 WIB
Unjuk Keahlian Teknisi dan Service Advisor, Astra Motor Bengkulu Cari Wakil Terbaik ke Tingkat Nasional
Rabu 24-06-2026,13:51 WIB
Astra Motor Bengkulu Tawarkan Promo Panen Honda, Keuntungan Berlipat untuk Petani dan Pecinta Kopi
Rabu 24-06-2026,13:28 WIB
Polisi Gerebek Kontrakan di Bengkulu Selatan, Amankan Terduga Pengedar Sabu
Rabu 24-06-2026,13:20 WIB
Selesaikan Sengketa Lahan Perkebunan, Petani Mukomuko Tuntut Kepastian Hukum
Rabu 24-06-2026,13:15 WIB