BACA JUGA:Keutamaan dan Amalan Mulia di Bulan Rajab, Berikut Penjelasan Gus Baha
BACA JUGA:Allah SWT Sangat Menyukai Kebiasaan Ini, Gus Baha Ungkap Kebiasaan Tersebut
Gus Baha juga mengingatkan agar manusia tidak terlalu membandingkan dirinya dengan orang lain, terutama dalam hal rezeki.
"Kadang kita merasa tidak adil ketika melihat orang yang kurang berilmu hidupnya berkecukupan, sementara kita yang berilmu justru kekurangan," ujar Gus Baha.
Sebenarnya, semua itu merupakan bagian dari rencana Allah yang lebih luas.
Gus Baha menekankan pentingnya untuk diingat bahwa rezeki tidak hanya berupa materi, tetapi juga bisa berupa kesehatan, ketenangan hati, dan kebahagiaan dalam hidup.
"Banyak orang yang kaya secara materi, tapi hatinya selalu gelisah. Sebaliknya, ada orang yang hidup sederhana tapi hatinya selalu tenang," jelas Gus Baha.
Kesimpulannya, rezeki sepenuhnya merupakan urusan Allah. Manusia hanya perlu berusaha dengan sebaik-baiknya, namun hasil akhirnya tetap harus diserahkan kepada kehendak Allah.
BACA JUGA:Terlalu Terlena dengan Kenikmatan Duniawi, Gus Baha Ingatkan Ini
BACA JUGA:Jangan Sia-siakan Nikmat Hidup, Gus Baha Sebut Hidup Kita Dirindukan Orang-orang Ini
"Rezeki itu bukan soal seberapa keras kita bekerja, tapi seberapa besar keikhlasan kita dalam menerima apa yang Allah berikan," demikian Gus Baha.
Itulah penjelasan Gus Baha tentang konsep rezeki yang sebenarnya. Semoga bermafaat.(*)