JAKARTA - Gubernur Aceh Zaini Abdullah akhirnya memenuhi panggilan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/4). Ia datang menemui Presiden untuk membahas masalah qanun tentang bendera dan lambang Aceh Darusallam yang selama beberapa pekan terakhir ini menjadi polemik. Pertemuan ini dilangsungkan secara tertutup dan jadwalnya tanpa diketahui media massa sebelumnya. “Kami bertemu dengan Presiden dan Mensesneg Sudi Silalahi. Banyak hal yang kami bahas. Kami memberikan pandangan sama seperti yang kami sampaikan sebelumnya pada Mendagri dan Menkopolhukam,” ujar Zaini di kompleks Istana usai bertemu Presiden. Usai pertemuan, Zaini enggan membeberkan hasil pembicaraan dengan presiden terkait qanun dimaksud. Ia menyatakan Presiden mendengar apa yang ia sampaikan mengenai masalah itu. Namun ditanya bagaimana respon Presiden enggan pula ia ungkapkan. Menurut Zaini, Pemda Aceh bersama Pemerintah Pusat masih akan mengadakan pertemuan lanjutan untuk membahas qanun bendera itu. “Saya kira ini tidak perlu saya berikan komentar di sini. Saudara-saudara tahu ini hal yang sensitif. Kita mencoba mencari solusi. Ingat saja peristiwa di Aceh sudah cukup lama sampai 20 tahun tapi bisa kita selesaikan dalam waktu 6 bulan. Kalau soal ini kenapa tidak bisa. Insya Allah,” paparnya. Selain membahas qanun, kata Zaini, bersama Presiden ia membahas masalah pembangunan di Aceh. Pemerintah Aceh, kata dia, menginginkan kemajuan di bidang ekonomi. Selain itu, ia mengaku sudah melaporkan adanya pembangunan lima rumah sakit besar di Aceh. Itu, kata dia, menunjukkan bahwa Aceh saat ini masih terus berkembang. “Sisanya saya sudah memberikan laporan secara tertulis pada Presiden,” tandas Zaini. (flo/jpnn)
Presiden dan Gubernur Aceh Gelar Pertemuan Tertutup
Rabu 17-04-2013,19:25 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 18-06-2026,13:16 WIB
Sidang Korupsi PT RSM Ungkap Peran WNA Australia, Kuasa Hukum Sonny Adnan Sebut Kliennya Hanya "Boneka"
Kamis 18-06-2026,12:03 WIB
Perjuangkan Nasib Petani, Wabup Yevri Bahas Replanting Sawit dengan Kementan
Kamis 18-06-2026,12:00 WIB
Pemprov Bengkulu Siapkan Agenda Sakral Festival Tabut, Doa Selamat hingga Santunan Anak Yatim
Kamis 18-06-2026,11:57 WIB
Akui Gelapkan Rp3 Miliar pada 2025 Lewat Akta Notaris, Latifah Digugat Bayar Sisa Rp1,3 Miliar
Kamis 18-06-2026,13:17 WIB
Mahasiswa Bengkulu Belum Tunjukkan Sikap, Penggiat HAM Ingatkan Fungsi Kotrol Sosial
Terkini
Kamis 18-06-2026,13:27 WIB
Pemkot Bengkulu Berikan Jaminan Hari Tua dan Perlindungan Sosial bagi PPPK
Kamis 18-06-2026,13:26 WIB
Wali Kota Bengkulu Ajak Masyarakat Berikan Data Jujur dalam Sensus Ekonomi
Kamis 18-06-2026,13:24 WIB
Pemkot Bengkulu Raih WTP Kedelapan Berturut-turut, Bukti Komitmen Kelola Keuangan Transparan
Kamis 18-06-2026,13:22 WIB