Kecelakaan yang menimpa Lion Air Sabtu (13/4) lalu ternyata berbuntut panjang. Lion tak hanya sekali ini mengalami kecelakaan. Beberapa kecelakaan kecil maupun besar tercatat telah terjadi selama sepuluh tahun terakhir. Tak heran bila beberapa calon penumpang memutuskan untuk membatalkan atau mengubah tiketnya dengan maskapai lain. Ketua bidang tiket Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan Indonesia (Astindo) Pauline Suharno mengatakan pembelian tiket Lion Air setelah kecelakaan Sabtu lalu tercatat menurun sekitar 20 hingga 30 persen. \"Ada sedikit turun. Tadinya sudah pesan jadi ganti maskapai atau tidak jadi membeli,\" ujarnya Selasa (16/4). Beberapa penumpang tercatat pindah ke beberapa maskapai yang juga melayani penerbangan dengan anggaran yang rendah seperti Mandala, Citilink dan AirAsia. \"Namun memang Mandala belum terlalu banyak,\" imbuh Pauline. Sementara untuk pemesanan tiket perusahaan, dipindah menjadi Garuda Indonesia atau Sriwijaya. \"Mereka memilih naik kelas,\" kata dia. Namun, tidak semua calon penumpang memindahkan penerbangannya. Beberapa terpaksa tetap menggunakan Lion karena rute yang dibeli tidak disediakan oleh maskapai lain. \"Tapi ada lumayan banyak yang memilih untuk mengembalikan tiketnya,\" kata dia. Efek pengalihan penerbangan ini, lanjut Pauline, diperkirakan tidak akan terlalu lama. Pasalnya, kecelakaan yang dialami oleh Lion Air tidak memakan korban jiwa. \"Paling dua minggu penumpang juga sudah lupa. Apalagi kecelakaan kemarin tergolong tidak terlalu parah,\" kata dia. Seperti yang telah diketahui, pesawat Lion Air JT930 dari Bandung menuju Bali mendarat di pantai sebelum mencapai landasan Bandara Ngurah Rai, Bali. Total 108 penumpang selamat dan 22 orang mengalami luka-luka.(mdk)
Lion Air mulai Ditinggalkan Penumpangnya
Selasa 16-04-2013,22:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 30-03-2026,17:08 WIB
RSKJ Soeprapto Bengkulu Perkuat Rehabilitasi dan Keterampilan Pasien
Senin 30-03-2026,16:58 WIB
APH Dilibatkan, Perambahan Lahan Pelindo di Teluk Sepang Tak Terbendung
Senin 30-03-2026,16:49 WIB
Pemkot Bengkulu Sampaikan LKPJ 2025, Fokus Anggaran pada Pelayanan Dasar dan Sinergi Pembangunan
Senin 30-03-2026,17:00 WIB
Bengkulu Maju, Tapi Belum Tuntas: IPM Naik, Pengangguran Masih Jadi Tantangan
Senin 30-03-2026,16:47 WIB
Pemkot Kota Bengkulu Catat Kinerja Positif 2025, IPM Meningkat dan Raih Predikat Kota Sangat Inovatif
Terkini
Selasa 31-03-2026,11:51 WIB
Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Wakil Rektor Unived Bengkulu Naik ke Tahap Penyidikan
Selasa 31-03-2026,11:41 WIB
Wabup Bengkulu Selatan Sampaikan LKPj 2025 di Paripurna DPRD
Selasa 31-03-2026,11:36 WIB
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Mukomuko Hadapi Deadline, 11 Desa Terancam Gagal Jika Lahan Tak Siap
Selasa 31-03-2026,11:34 WIB
UU HKPD Batasi Belanja Pegawai 30 Persen, Bupati dan Sekda Mukomuko Perjuangkan Nasib Pegawai
Selasa 31-03-2026,11:31 WIB