Bahan dan Alat:
- Ember atau gentong plastik (50 liter)
- Pupuk kandang/kompos (5 kg)
-Aerator (1 set)
- Molase (2 liter)
- EM (100 ml)
- Air (40 liter)
Langkah Pembuatan:
- Atur aerator di dalam ember atau gentong.
- Masukkan pupuk kandang/kompos ke dalam ember atau gentong, tambahkan molase dan EM, lalu aduk rata.
- Tambahkan air hingga penuh (sekitar 40 liter), nyalakan aerator, dan biarkan berfermentasi selama 5–7 hari.
- Pupuk matang ditandai dengan terbentuknya busa putih di permukaan cairan fermentasi. Saring pupuk sebelum digunakan atau dikemas.
BACA JUGA:Ampas Tebu Bisa Dijadikan Pupuk Tanaman, Ini 7 Manfaatnya
BACA JUGA:6 Manfaat Pupuk Cair dari Air Rendaman Arang
Cara Penggunaan Pupuk Organik Cair :
Pupuk cair ini dapat diaplikasikan dengan cara disemprotkan ke daun atau disiramkan ke tanah. Untuk penyemprotan daun, gunakan alat semprot (sprayer) dan lakukan aplikasi pada pagi atau sore hari agar nutrisi lebih mudah diserap.(**)