JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan kemarin memenuhi panggilan DPR untuk rapat dengar pendapat dengan komisi VI yang menjadi mitra Kementerian BUMN. Dalam rapat tersebut, Dahlan dicecar sekitar 40 pertanyaan, mulai persoalan tenaga alih daya (outsourcing) di BUMN, pelepasan aset, perusahaan pelat merah yang sakit, hingga tingginya suku bunga perbankan.
Kedatangan Dahlan di DPR kemarin memang mendapat perhatian masyarakat. Sebab, Komisi VI dan IX DPR sempat memperlakukan dia seperti buron karena dinilai mangkir dari undangan rapat dengar pendapat. \"Padahal, di komisi VI saya tidak pernah mangkir,\" kata Dahlan di gedung DPR kemarin.
Dahlan juga tampak santai saat mendengar cecaran pertanyaan dari sejumlah anggota DPR. Dia bahkan beberapa kali memuji peran Komisi VI DPR yang membantu tugasnya membangkitkan BUMN yang merugi serta memberikan penyertaan modal negara (PNM) untuk mengangkat kinerja BUMN duafa.
Dengan bantuan DPR, sebut Dahlan, PT Dirgantara Indonesia (DI), Garuda Indonesia, Boma Bisma, Industri Kapal Nusantara, Nindya Karya, dan Waskita Karya sudah memiliki kinerja positif. \"PT DI sudah tidak rugi berkat keputusan komisi VI, kemudian sudah bergairah, sekarang bisa take off lebih baik lagi. Nindya Karya sudah baik. Waskita dulu sulit, tapi sekarang sudah nggak. Terus, Garuda berkat perjuangan komisi VI bisa terbang tinggi,\" tuturnya.
Dalam rapat tersebut, menteri BUMN menilai Merpati hanya bisa dibangkitkan dengan pengalihan utang Rp 3 triliun ke Pertamina menjadi saham. Dengan demikian, Merpati menjadi bankable dan bisa memperoleh dana dari bank publik. \"Semua tergantung keputusan DPR,\" katanya. (bil/c11/nw)
Dicecar DPR, Dahlan Santai
Selasa 09-04-2013,08:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 28-08-2026,15:15 WIB
Pernah 7 Tahun di Curup, Ketua PT Bengkulu Djaniko Girsang: “Seperti Pulang Kampung”
Jumat 28-08-2026,16:04 WIB
Ribuan Jamaah Gema Salawat untuk Negeri di Masjid Raya Baitul Izzah Bengkulu
Sabtu 29-08-2026,12:42 WIB
Zulhas Targetkan Pembenahan Tata Kelola MBG Sebelum 20 Oktober 2026
Sabtu 29-08-2026,12:50 WIB
Kabut asap menguatkan ancaman ISPA
Sabtu 29-08-2026,12:53 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100 GWp Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Terkini
Sabtu 29-08-2026,12:56 WIB
Industri Minyak Atsiri Indonesia Makin Wangi di Pasar Global
Sabtu 29-08-2026,12:53 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100 GWp Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Sabtu 29-08-2026,12:50 WIB
Kabut asap menguatkan ancaman ISPA
Sabtu 29-08-2026,12:48 WIB
Ekoenzim, Solusi Hemat dengan Limbah Bermanfaat
Sabtu 29-08-2026,12:42 WIB