JENEWA--Astrofisikawan menyaksikan sebuah peristiwa langka dari kebangkitan lubang hitam atau black hole dengan melahap objek planet berukuran besar terdekatnya. Objek ini berada di galaksi berjarak 47 juta tahun cahaya dari Bumi. Dari pengamatan dengan menggunakan proyek satelit INTEGRAL milik Badan Antariksa Eropa (ESA), terungkap adanya sebuah lubang hitam yang telah tertidur selama bertahun-tahun mengunyah objek raksasa lainnya bermassa rendah yang telah berkelana terlalu dekat. Para ilmuwan di universitas Swiss menganalisis data yang dikumpulkan oleh INTEGRAL, yang diluncurkan pada 2002 untuk mempelajari sinar gamma dan menjelaskan kejadian yang jauh dari galaksi bumi. Mereka melihat suar cahaya yang datang dari sebuah lubang hitam di pusat galaksi NGC 4845, yang memiliki massa lebih dari 300 ribu kali lebih besar dari Matahari dan telah aktif selama lebih dari 30 tahun. Menurut laman ABCnews, Rabu (3/4), lubang hitam aktif pelahap materi biasanya mengintai dan tidak terdeteksi di pusat galaksi, kadang-kadang hanya dapat dilacak oleh potongan-potongan yang tersisa dari bintang di sekitarnya. Namun, lubang hitam kali ini \"terbangun\" dan menyerap obyek dengan massa 15 kali Jupiter setelah memakan tiga satelit planet sebagai camilannya. Black hole tersebut berhasil menelan sekira 10 persen dari total massa planet, sementara sisanya tertinggal di orbit. Dalam pernyataan terpisah, ESA mengatakan, benda itu merupakan salah satu planet cebol coklat raksasa. Para astronom memperkirakan banyak planet di alam semesta yang menjadi makanan lubang hitam. Rincian temuan proyek ini diterbitkan dalam journal Astronomy & Astrophysics. (esy/jpnn)
Ilmuwan Temukan Kebangkitan Black Hole
Kamis 04-04-2013,20:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 19-10-2026,12:28 WIB
Muhaimin Sebut Sekolah Rakyat Jadi Model Baru Pendidikan dan Pemberdayaan Nasional
Senin 19-10-2026,12:22 WIB
Mulai 2027, Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis? Simak Penjelasan Mendikdasmen
Senin 19-10-2026,10:31 WIB
Osteoporosis Tak Bergejala, Patah Tulang Panggul Berisiko Fatal bagi Lansia
Senin 19-10-2026,10:54 WIB
Ramadhipa Jaga Peluang Papan Atas Moto3 Junior di Misano
Senin 19-10-2026,12:04 WIB
Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi, Lengkap dengan Filosofinya
Terkini
Senin 19-10-2026,16:03 WIB
Drainase di RT 08 Surabaya Permai 1 Dibenahi, Lingkungan Diharapkan Makin Nyaman
Senin 19-10-2026,15:59 WIB
Drainase Perumahan Bumi Mas Dibangun, Warga Bentiring Kini Lebih Tenang Hadapi Musim Hujan
Senin 19-10-2026,15:55 WIB
Dinas PUPR Kota Bengkulu Tingkatkan dan Rehabilitasi Drainase Gang Merpati 18 Rawa Makmur
Senin 19-10-2026,15:53 WIB
Syamsu Ihwan Nilai Eks Mess Pemda Strategis untuk Kantor Wali Kota dan Pengembangan Kawasan
Senin 19-10-2026,15:51 WIB