BANDUNG- Salah satu siswa di SMA Negeri di Kota Bandung mengaku jika penjualan jawaban Ujian Nasional(UN) sudah dilaksanakan sejak dua minggu lalu, menurutnya siswa ditawari jawaban itu dengan cara mencicilnya hingga lunas sepekan sebelum pelaksanaan UN berlangsung. “Jadi ada yang nawarin ke teman-teman di kelas katanya alumni, kita percayanya karena dia alumni dan dia bilang sudah melakukan itu selama empat tahun dan jawabannya selalu benar. Harganya Rp70 ribu. Kita belinya bisa dicicil nah pas nanti satu minggu mau ujian terus harus kita lunasin baru kita dapat jawaban UN nya,” ujar salah satu siswi sebut saja Fani, yang merupakan pelajar di salah satu SMA di Kota Bandung. Ia menuturkan hampir sebagian temannya membelinya, “Saya ngga beli karena takut dan engga percaya,” akunya. Sementara itu Sekjen Forum Aspirasi Guru Independen(FAGI) Kota Bandung, Iwan Hermawan mengatakan jika pihaknya sudah melaporkan dugaan tersebut kepada pihak kepolisian dan Dinas Pendidikan Kota Bandung . “Jangan sampai siswa terjebak dengan penipuan seperti ini. Ini sudah jelas ada aknum yang menggunakan kesempatan pelaksanaan UN ini sehingga meresahkan siswa apalagi sampai harus membeli ini berarti penipuan,” katanya yang ditemui Rabu (3/4). Oleh karenannya Iwan berharap pihak kepolisian dan disdik segara melakukan tindakan agar ini tidak terus berlangsung dan merugikan menipu ratusan siswa.”Bayangkan kalau satu kelas saja 30 orang kalau semua membeli berapa puluh juta di raup penipu tersebut,” ujarnya. Sementara itu Kepala Bidang SMA/SMK Dinas Pendidikan Kota Bandung Dedi Dharmawan mengatakan jika disdik baru menerima laporan tersebut dari Fagi dan akan segera melakukan investigasi di lapangan. Namun ia menyayangkan adanya oknum yang memanfaatkan situasi setiap pelaksanaan UN sehingga menggangu konsentrasi siswa. “Padahal kita begitu seringnya sosialisasi memberitahukan kepada sekolah melalui guru, kepsek bahkan media massa agar siswa tidak terayu oknum yang mengaku memiliki jawaban UN. Bahkan kita sudah melakukan berbagai persiapan agar siswa siap menghadapi UN ini baik secara materi dan moril,” keluhnya yang dihubungi Radar Bandun, kemarin(3/4). Ia menegaskan agar siswa tidak terbujuk dengan adanya oknum yang mengaku memiliki jawaban, pasalnya hingga saat ini pun tidak ada pihak yang mengetahui bagaimana soal UN dan dimana soal UN itu.”Kita saja kan baru terimanya H-1 sebelum pelaskanaan UN, itupun dijaga semua pihak bahkan kunci soal tersebut dipegangnya oleh pengawas dari perguruan tinggi dan baru dibuka ketika menjelang pelaksanaan UN,” tegasnya. Bukan hanya itu, saat ini soal UN pun disatukan dengan jawaban menggunakan barkode, sehingga akan sulit bagi siappun mengetahui soal tipe apa yang dipegang siswa yang bersangkutan.”Jadi sudah jelas itu penipuan,” tegasnya.(tie)
Marak Jual Beli Jawaban UN
Kamis 04-04-2013,18:19 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 11-06-2026,10:02 WIB
Polres Bengkulu Selatan Masih Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Pantai Pasar Bawah
Kamis 11-06-2026,12:18 WIB
Perkuat Komitmen Antikorupsi Saat SPMB, Pemkot Bengkulu Minta Kepsek Jauhi Pungli dan Gratifikasi
Kamis 11-06-2026,11:46 WIB
Danau Dendam Tak Sudah Disulap Jadi Ikon Wisata Baru Bengkulu, Pemprov Mulai Penataan Kawasan
Kamis 11-06-2026,10:07 WIB
Pelajar SMP Asal Pondok Batu Hilang Terseret Ombak di Pantai Badri Mukomuko
Kamis 11-06-2026,15:51 WIB
Gubernur Helmi Hadiri Pemakaman Orangtua Bupati Seluma dan Senator Destita
Terkini
Kamis 11-06-2026,21:05 WIB
Implementasi Kerja Sama, Ketua Prodi Jurnalistik FISIP UNIB Jadi Narasumber Seminar Internasional
Kamis 11-06-2026,16:10 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Siswa Sekolah Binaan Berkarya Lewat Konten Sustainable Living Saat Libur Sekolah
Kamis 11-06-2026,15:51 WIB
Gubernur Helmi Hadiri Pemakaman Orangtua Bupati Seluma dan Senator Destita
Kamis 11-06-2026,15:45 WIB
Orangtua Senator Destita dan Bupati Seluma Tutup Usia, Dimakamkan di Kampung Halaman Desa Kembang Mumpo
Kamis 11-06-2026,15:15 WIB