KUNINGAN - Sebagai PNS yang memiliki penghasilan tetap, masalah ekonomi bukan alasan PNS untuk bercerai. Namun, itu bukan jaminan, karena ternyata banyak juga kasus perceraian di kalangan abdi negara ini.
Dari beberapa PNS yang Radar (Grup JPNN) temui, kebanyakan perceraian terjadi karena faktor gaya hidup PNS yang berujung kepada perselingkuhan. Tidak dipungkiri dengan penghasilan yang terus menambah membuat perilaku mereka berubah. “Kalau PNS yang cerai, saya lebih melihat karena asmara. Meski tidak sedikit karena faktor lainnya,” ucap Maman salah seorang PNS salah satu instansi kepada Radar, Kamis (21/3).
Alasan dia berani menyebutkan hal ini karena bayak terbukti. Dengan gaji meningkat, banyak yang menikah lagi dan ketahuan oleh istri sehingga mereka mengajukan cerai. Cerita seperti ini bukan omong kosong, tapi sering terjadi.
Harusnya, kata Maman, PNS menjadi panutan warga dan mereka banyak bersyukur karena gaji naik dan memiliki uang pensiunan. Ia berharap sekecil apa pun jumlah kasus perceraian harus menjadi perhatian pihak terkait.
Dengan ada kasus perceraian, berarti kurang ada pembinaan baik dari BKD atau Korpri. Sebab, ketika ada pembinaan mereka tidak bercearai karena dengan perceraian banyak merugikan.
Sementara itu Ketua DPK Korpri Drs H Dian Rahmat Yanuar MSi tidak memberikan komentar terakait banyak kasus perceraian di kalangan PNS meski sudah dihubungi. Entah karena sibuk ataupun memang belum sempat sehingga pesan yang dikirim Radar belum dijawab.
Dari data di Pengadilan Agama Kuningan memang kasus perceraian cenderung meningkat. Situasi ini memang tidak ada perubahan meski ada pembinaan. Suksesnya pembinaan terhadap PNS mungkin dengan tidak ada yang cerai. (mus)
Gaya Hidup PNS Berujung Perceraian
Jumat 22-03-2013,23:25 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 30-06-2026,13:58 WIB
Sidang Latifa Memanas, Kuasa Hukum Tolak Hasil Audit dan Pertanyakan Status Auditor Eksternal
Selasa 30-06-2026,09:08 WIB
Jangan Tebang Pohon! Perdagangan Karbon Adalah Masa Depan Ekonomi Hijau Surabaya dan Jawa Timur
Selasa 30-06-2026,13:56 WIB
Kasus Investasi Bodong Yeyen Berpotensi Berkembang, Korban Minta Dugaan TPPU Diusut
Selasa 30-06-2026,15:20 WIB
Polres Mukomuko Intensifkan Patroli Dialogis, Cegah Kriminalitas hingga Premanisme
Selasa 30-06-2026,14:02 WIB
Audit Eksternal Perkuat Dugaan Penggelapan CV Mandiri Sejahtera, Nilai Kerugian Lebihi Hasil Audit Internal
Terkini
Selasa 30-06-2026,15:21 WIB
Desa di Bengkulu Segera Nikmati Penguatan Listrik, Pemprov, ESDM dan PLN Berpacu Tuntaskan Kendala Lisdes 2026
Selasa 30-06-2026,15:20 WIB
Polres Mukomuko Intensifkan Patroli Dialogis, Cegah Kriminalitas hingga Premanisme
Selasa 30-06-2026,14:31 WIB
Tingkatkan Kualitas Data Pembangunan, 10 OPD Pemkot Bengkulu Ikuti Pembinaan Statistik Sektoral
Selasa 30-06-2026,14:21 WIB
Dinkes Mukomuko Desak Evaluasi Total Sistem Rujukan Pasien BPJS Kesehatan
Selasa 30-06-2026,14:19 WIB