Edi terpaksa menaikkan harga bawang lantaran harga beli dari pihak agen di Jawa juga naik. “Kenaikan harga itu sendiri disebabkan banjir beberapa bulan lalu dan mengakibatkan petani bawang banyak yang gagal panen,” ujarnya, Minggu (17/3).
Naiknya harga bawang, lanjutnya, berdampak pada penjualan yang mengalami penurunan drastis. “Jika sebelumnya bawang mampu terjual 50-70 kilogram per hari, sekarang hanya menghabiskan paling banyak 30 kilogram per hari,” ujarnya.
Selain penjualan alami penurunan, lanjut Edi, stok barang pun terbatas dan laba yang didapat juga tidak sama seperti sebelum harga naik. “Jika sebelumnya bisa meraup keuntungan Rp1.000 per kilogram, sekarang hanya untung Rp500 per kilonya,” pungkasnya. (Gsm/aba/ce4)
Harga Bawang Meroket, Untung Menipis
Senin 18-03-2013,20:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 05-10-2026,10:17 WIB
Marsal Abadi Pimpin PWI Bengkulu, Sukatno Jadi Ketua Dewan Kehormatan, Ini Pesan Helmi Hasan
Senin 05-10-2026,11:13 WIB
Angelina Jolie Ungkap Kehancuran Gaza dari Citra Satelit, John Herdman Serukan Bantuan Palestina
Senin 05-10-2026,10:13 WIB
Marsal Abadi dan Pengurus PWI Prov Bengkulu Periode 2026-2031 Dilantik
Senin 05-10-2026,11:41 WIB
6 Weton Diprediksi Paling Beruntung Oktober 2026, Minggu Legi hingga Jumat Wage Kebanjiran Rezeki
Terkini
Senin 05-10-2026,11:49 WIB
Kementerian PU Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pulau Palue NTT
Senin 05-10-2026,11:41 WIB
6 Weton Diprediksi Paling Beruntung Oktober 2026, Minggu Legi hingga Jumat Wage Kebanjiran Rezeki
Senin 05-10-2026,11:33 WIB
HUT ke-81 TNI, Bengkulu Teguhkan Sinergi Jaga Kedaulatan dan Stabilitas Daerah
Senin 05-10-2026,11:13 WIB