Edi terpaksa menaikkan harga bawang lantaran harga beli dari pihak agen di Jawa juga naik. “Kenaikan harga itu sendiri disebabkan banjir beberapa bulan lalu dan mengakibatkan petani bawang banyak yang gagal panen,” ujarnya, Minggu (17/3).
Naiknya harga bawang, lanjutnya, berdampak pada penjualan yang mengalami penurunan drastis. “Jika sebelumnya bawang mampu terjual 50-70 kilogram per hari, sekarang hanya menghabiskan paling banyak 30 kilogram per hari,” ujarnya.
Selain penjualan alami penurunan, lanjut Edi, stok barang pun terbatas dan laba yang didapat juga tidak sama seperti sebelum harga naik. “Jika sebelumnya bisa meraup keuntungan Rp1.000 per kilogram, sekarang hanya untung Rp500 per kilonya,” pungkasnya. (Gsm/aba/ce4)
Harga Bawang Meroket, Untung Menipis
Senin 18-03-2013,20:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 09-04-2026,09:44 WIB
Motor Nenek Digelapkan untuk Judi Online, Pemuda Manna Ditangkap di Warnet
Kamis 09-04-2026,09:26 WIB
Proyek Drainase Pasar Ampera Terkendala Bangunan di Sempadan Jalan
Kamis 09-04-2026,09:00 WIB
Pengembalian Dana THL Belum Tuntas, Fakta Baru Terungkap di Sidang Suap PDAM Bengkulu
Kamis 09-04-2026,09:33 WIB
Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal
Kamis 09-04-2026,09:11 WIB
Dua Terduga Pelaku Pencurian Sawit di Manna Diamankan Polisi dan Warga
Terkini
Kamis 09-04-2026,16:36 WIB
Hasil Pemenang Lelang Jabatan Diumumkan Bulan Ini, Posisi Inspektur Kota Bengkulu Masih Kosong
Kamis 09-04-2026,16:34 WIB
Buron Berbulan-bulan, Pelaku Curat di Ratu Agung Akhirnya Tertangkap di Persembunyian
Kamis 09-04-2026,16:31 WIB
Terkuak! Dugaan ‘Jual-Beli Kursi’ Rekrutmen Non ASN di RSKJ Bengkulu, 40 Saksi Diperiksa
Kamis 09-04-2026,16:29 WIB
Aset Terdakwa Korupsi Tol Bengkulu Disita, Kerugian Negara Rp4 Miliar Belum Dikembalikan
Kamis 09-04-2026,15:55 WIB