JAKARTA -- Nama dua tokoh populer Jusuf Kalla dan Joko Widodo kini tak lagi merajai daftar calon presiden di Pemilu 2014. Berdasarkan hasil dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI), kini dua tokoh dari partai yang berbeda ini hanya mendapat tempat di barisan calon wakil presiden terpopuler meski tetap mendapat dukungan tinggi.
Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi memperoleh dukungan tertinggi cawapres favorit dengan jumlah 35,2 persen. Sementara Jusuf Kalla yang sempat di atas angin menjadi salah satu capres berpotensi hanya mendapat dukungan 17,1 persen sebagai cawapres.
\"Jokowi memang sempat dalam simulasi capres. Tapi kecil kemungkinan dicalonkan partainya sebagai capres karena masih ada Megawati yang selama ini elektabilitasnya juga baik,\" tutur peneliti LSI Adjie Alfaraby di kantornya, Jakarta Timur, Minggu (17/3).
Dalam survei ini, Jokowi justru dipasangkan dengan Aburizal Bakrie, capres tunggal Partai Golkar. Hal yang sama terjadi pada Jusuf Kalla. Adjie mengatakan, Partai Golkar sudah menetapkan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden yang akan diusung pada Pemilu 2014.
Dengan demikian, tutur Adjie, Partai Golkar sudah menutup peluang hadirnya calon presiden lain. Sementara, Kalla selama ini lebih banyak diusung oleh partai lain, yang elektabilitasnya lebih rendah dari Partai Golkar. Kini dalam survei ia dipasangkan dengan Megawati, capres dari PDIP. Kedua tokoh ini dipasangkan dalam simulasi capres-cawapres karena telah dekat sejak dulu. Kalla pernah menjadi menteri di masa pemerintahan Megawati.
\"Partai Golkar mungkin saja mengikuti jejak SBY dengan memilih cawapres dari luar seperti Jokowi dan Mahfud MD. JK dengan Megawati. PDIP disebut sedang mempertimbangkan JK sebagai cawapres,\" sambungnya.
Seperti diketahui, sebelumnya sejak tahun lalu nama Jusuf Kalla dan Jokowi meroket sebagai capres. Namun, entah mengapa dukungan untuk keduanya justru menurun. LSI menduga hal ini terjadi karena para ketua umum partai itu memiliki elektabilitas lebih tinggi sehingga Jokowi dan Kalla tersaingi. (flo/jpnn)
Hasil Survei, JK dan Jokowi Terpental dari Bursa Capres
Minggu 17-03-2013,19:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 27-03-2026,16:06 WIB
Polemik Parkir Balai Buntar, Pemprov Kukuh Jalankan Meski Tuai Kritik
Jumat 27-03-2026,17:53 WIB
BKSDA Ungkap Status Baru, Aktivitas Perambahan Ramai di Eks TWA Pantai Panjang
Jumat 27-03-2026,15:58 WIB
Polres Bengkulu Selatan Panen Raya Jagung, Dukung Swasembada Pangan 2026
Jumat 27-03-2026,16:23 WIB
Residivis 17 Tahun Bacok Teman Usai Cekcok, Ditangkap di Persembunyian
Jumat 27-03-2026,16:09 WIB
ASN Pemkot Bengkulu Wajib Ngantor 30 Maret, Pastikan Layanan Publik Kembali Normal
Terkini
Sabtu 28-03-2026,15:08 WIB
Pemprov Bengkulu Klarifikasi Isu Biro Umum, Pastikan Tak Ada Pelanggaran
Sabtu 28-03-2026,14:59 WIB
Puluhan Karyawan PT AIP di Seluma Dirumahkan, Perusahaan Hentikan Operasi 31 Maret 2026
Sabtu 28-03-2026,14:47 WIB
Siap-siap, Dinas Ketahanan Pangan Mukomuko Bakal "Gerebek" Mendadak 9 Satuan Pelayanan Gizi Gratis
Sabtu 28-03-2026,14:45 WIB
Kabar Gembira, Petani Mukomuko Bakal Diguyur Bantuan Replanting Rp60 Juta Per Hektare
Jumat 27-03-2026,17:55 WIB