Melalui Pelatihan Eco Enzyme JAKARTA, BE – Pencemaran lingkungan akibat sampah hingga saat ini masih terjadi di sejumlah tempat, namun hal tersebut kini sudah mulai dapat direduksi melalui pengelolaan sampah yang tepat. Salah satu metode yang dapat dilakukan adalah melalui pengolahan sampah organik menggunakan teknik Eco Enzyme. PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) sebagai bagian yang erat dengan masyarakat pun turut berkontribusi pada kesehatan lingkungan hidup melalui berbagai program. Pada kesempatan ini, BCA memberikan pelatihan bagi seluruh pengurus desa wisata binaan BCA dan para pemenang serta finalis BCA Desa Wisata Award melalui webinar yang dihadiri oleh EVP CSR BCA Inge Setiawati beserta narasumber pelopor pertama Eco Enzyme Indonesia (EEI) Vera Tan pada beberapa waktu lalu. “BCA berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada desa binaan melalui berbagai program dan inisiatif menarik terutama di tengah pandemi. Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini aktivitas pariwisata sudah mulai berjalan kembali maka dari itu penting bagi BCA mengembangkan kapasitas SDM desa wisata. Webinar kali ini mengajak seluruh peserta untuk memahami pentingnya menjaga lingkungan khususnya melalui pengolahan sampah organik,” ujar Inge. Pengelolaan sampah organik melalui teknik Eco Enzyme dapat diterapkan bagi rumah tangga dan juga pertanian yang menghasilkan fermentasi sampah dapur organik. Teknik ini pertama kali ditemukan di Thailand dan mulai berkembang di berbagai negara di Asia. Manajemen sampah melalui teknik Eco Enzyme dilakukan dengan cara memanfaatkan sisa-sisa kulit buah dan sayur di dapur untuk menghasilkan cairan yang bermanfaat. Hasil dari fermentasi Eco Enzyme yang telah di proses dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seperti sabun cuci tangan, sabun cuci piring, pembersih dapur, pembersih lantai, pupuk tanaman dan pembersih buah & sayuran. Pada penyelenggaraan webinar ini, seluruh peserta webinar diberikan pembekalan materi secara lengkap mulai dari pengenalan Eco Enzyme hingga cara yang harus dilakukan untuk membuat cairan fermentasi ini. Tidak hanya itu, edukasi mengenai Eco Enzyme ini juga diharapkan dapat disampaikan ke seluruh anggota desa lainnya untuk upaya menjaga lingkungan bersama. Pilar solusi bisnis unggul yang dimiliki oleh CSR BCA memiliki fokus pada pembinaan desa dan komunitas serta pilar sinergi yang berfokus pada lingkungan. Inge menegaskan bahwa tujuan diadakannya pelatihan ini juga untuk memberikan tambahan wawasan bagi para peserta webinar pelatihan eco enzyme mengenai pemanfaatan limbah sampah secara tepat. “Kegiatan ini juga menjadi upaya nyata BCA dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs). Kami berharap melalui kegiatan ini juga dapat mendorong pengurus desa untuk memahami pentingnya mengelola limbah khususnya sampah rumah tangga. Semoga dengan adanya kegiatan ini juga dapat menciptakan lingkungan desa wisata yang asri dan menginspirasi,” tutup Inge. (Rls)
BCA Kembangkan Kapasitas SDM Desa Wisata
Kamis 02-06-2022,10:13 WIB
Reporter : Zalmi Herawati
Editor : Zalmi Herawati
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-04-2026,17:04 WIB
Pemkot Bengkulu Raih Predikat Tertinggi Pelayanan Publik dari Ombudsman RI
Senin 06-04-2026,16:54 WIB
Astra Motor Bengkulu Gelar Kontes Layanan Honda Regional 2026, Dorong Standar Pelayanan Prima
Senin 06-04-2026,15:58 WIB
Kapolresta Bengkulu Ungkap 4 Kasus Menonjol: Dari Pengeroyokan Maut hingga Kejahatan Seksual terhadap Anak
Senin 06-04-2026,15:59 WIB
Elnusa Perkuat Transformasi sebagai Low-Cost Operator, Targetkan Efisiensi Operasi hingga 25 Persen
Senin 06-04-2026,17:06 WIB
Wali Kota Bengkulu Ancam Tarik Paksa Mobil Dinas Tak Terawat
Terkini
Selasa 07-04-2026,14:18 WIB
Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang, Tim SAR Perluas Penyisiran hingga Pulau Tikus
Selasa 07-04-2026,10:08 WIB
Penguatan Budaya Daerah dan Perlindungan Bahasa Lokal Dibahas Dalam Raker DPD RI
Selasa 07-04-2026,09:23 WIB
Ribuan KK Terdampak Banjir, BPBD Kota Bengkulu Masih Lakukan Pendataan
Selasa 07-04-2026,09:07 WIB
Lebong Tanggap Darurat, Bupati Azhari Instruksikan Audit Penyebab Banjir di 6 Kecamatan
Selasa 07-04-2026,08:58 WIB