JAKARTA - Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Ali Masykur Musa mengakui berbagai temuan lembaga tinggi negara itu tentang penyalahgunaan APBN dan APBD hingga kini tidak berdampak terhadap kinerja pemerintahan baik di pusat maupun di daerah. Menurutnya, hasil audit BPK sering hanya dianggap dokumen dan tidak dijadikan sebagai salah satu cara mengevaluasi kinerja unit-unit kerja di pemerintahan.
\"Mestinya berbagai temuan BPK tersebut bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk penyusunan RAPBN dan RAPBD tahun berikutnya. Ini salah satu usulan dari BPK agar DPR dalam membahas RUU Keuangan Negara bisa mengakomodasinya,\" kata Ali dalam diskusi Forum Legislasi bertema \"RUU Keuangan Negara\" di pressroom DPR, Senayan Jakarta, Selasa (5/3).
Dikatakannya, diabaikannya temuan BPK juga berimplikasi negatif terhadap upaya-upaya penegakkan hukum. \"Yang salah tetap saja mengulangi kesalahannya tanpa sedikit ada upaya evaluasi menuju suatu perbaikan,\" kata mantan anggota DPR dari Fraksi PKB itu.
Karenanya Ali menyarankan DPR untuk memperluas pengertian keuangan negara yang saat ini hanya didefinisikan sebatas APBN. Menurut Ali, paham yang menganut bahwa kekayaan negara itu hanya menitikberatkan pada APBN tahun berjalan adalah pemahaman yang sudah ketinggalan.
\"Kekayaan negara itu sesungguhnya termasuk hal ikhwal proyeksi seluruh penerimaan negara. Dengan cara pandang yang seperti itu, maka berbagai tambang yang dieksploitasi oleh pihak swasta bisa dihitung sebagai sumber-sumber kekayaan negara,\" ujarnya.(fas/jpnn) Audit BPK Diabaikan, KInerja Pemerintahan Stagnan
Rabu 06-03-2013,06:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 26-03-2026,19:25 WIB
189 ASN Seluma Dirotasi, Bupati Pastikan Gerbong Kedua Segera Bergulir
Kamis 26-03-2026,12:59 WIB
Ditinggal Mudik, Rumah di Karang Anyar 1 Hangus Terbakar
Kamis 26-03-2026,13:43 WIB
144 Desa di Mukomuko Ajukan Pencairan Dana Desa 2026, Total Anggaran Rp169 Miliar
Kamis 26-03-2026,13:04 WIB
Kasus Penusukan Kedurang Ilir, Polisi Dalami Konflik Keluarga
Kamis 26-03-2026,12:56 WIB
Pangkas Belanja Pegawai Jadi 30 Persen, TPP ASN Mukomuko dan Nasib 1.875 PPPK Terancam
Terkini
Kamis 26-03-2026,19:36 WIB
Kunjungan Meningkat 30 Persen, Pusat Perbelanjaan di Bengkulu Dipadati Pengunjung Selama Lebaran
Kamis 26-03-2026,19:34 WIB
Dua Rumah di Lebong Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Kamis 26-03-2026,19:25 WIB
189 ASN Seluma Dirotasi, Bupati Pastikan Gerbong Kedua Segera Bergulir
Kamis 26-03-2026,15:41 WIB
Kajari Mukomuko Berganti, Idham Kholid Resmi Dilantik
Kamis 26-03-2026,15:37 WIB