BENGKULU, BE – Pengusaha gorong–gorong Hesi Okitavia (32), yang beralamat di Jalan Samsul Bahrun Rt 15, Rw 01, Kelurahan Bentiring Kota Bengkulu, mampu menghasilkan omset puluhan juta rupiah per bulan. Hesi mendirikan Toko Gorong-gorong yang diberi nama Toko Berkat Usaha sejak 8 tahun lalu. Gorong-gorong yang ia jual banyak peminatnya hingga menghasilkan omset besar. \'\'Dari hasil penjualan gorong–gorong per harinya bisa menghasilkan omset paling sedikit sekitar Rp 2,5 juta per hari. Bila dirata-ratakan per bulannya Hesi bisa menghasilkan omset hingga Rp 35 juta. Nilai itu diluar gaji karyawan,\'\' ujar Hesi saat diwawancarai BE Senin (24/1). Toko Berkat Usaha menyediakan gorong-gorong berbagai ukuran dengan harga beragam. Adapun gorong–gorong yang disediakan antara lain, gorong-gorong nonbesi berukuran 20 cm x 100 cm berkisaran Rp 80 ribu. Berikutnya, gorong–gorong 80 cm x 100 cm dijual seharga Rp 250 ribu. Sedangkan, untuk harga gorong–gorong yang menggunakan besi dengan ukuran 40 cm x 100 cm seharga Rp 250 ribu dan ukuran 100 cm x 100cm dijual Rp 700 ribu. Selain gorong-gorong tersebut, masih tersedia gorong-gorong ukuran lainnya. Cara pemasaran gorong-gorong itu tergolong mudah. Biasanya komsumen datang langsung ke toko. Tidak sedikit pula konsumen datang dari berbagai daerah, yaitu dari Mukomuko, Curup dan Kaur. Untuk pembelian gorong-gorong paling banyak berkisaran 60 buah, sedangkan paling sedikir kurang lebih 10 buah per harinya. “Biasanya yang banyak dibeli konsumen gorong-gorong menggunakan besi berukuran 80 cm x 100 cm dengan harga Rp 500 ribu. Contohnya seperti hari ini sudah laku 6 gorong–gorong,” Ujarnya. Hesi menuturkan, dia memiliki 9 karyawan tetap pembuat gorong-gorong dan 1 sopir. Salah seorang diantaranya pembuat gorong-gorong Edi (24). Biasanya Edi bisa menghasilkan gorong–gorong sebanyak 12 buah per harinya. Sementara karyawan lainnya bisa membuat 4-5 gorong-gorong saja. \'\'Gorong-gorong yang kami buat kualitasnya juga tidak kalah bagus dengan toko lain yang ada di Kota Bengkulu,\'\' tukasnya Gorong–gorong terbagi menjadi 2 macam, yaitu gorong–gorong besi dan nonbesi. Adapun peroses pembuatan kedua jenis gorong–gorong tersebut sama-sama menggunakan material seperti pasir selatan, semen, koral, besi dan cetakan. (Mg3)
Penjualan Gorong-gorong Hasilkan Omset Puluhan Juta
Senin 24-01-2022,18:38 WIB
Reporter : Zalmi Herawati
Editor : Zalmi Herawati
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 07-04-2026,10:08 WIB
Penguatan Budaya Daerah dan Perlindungan Bahasa Lokal Dibahas Dalam Raker DPD RI
Selasa 07-04-2026,16:53 WIB
Sekolah Terdampak Banjir di Bengkulu Didata, SDN 89 Masih Libur Sementara
Selasa 07-04-2026,14:18 WIB
Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang, Tim SAR Perluas Penyisiran hingga Pulau Tikus
Selasa 07-04-2026,14:30 WIB
Kapolda Bengkulu Tinjau Lokasi Banjir, 100 Personel Dikerahkan Bantu Warga
Selasa 07-04-2026,14:36 WIB
Cuaca Ekstrem Picu Bencana, Gubernur Bengkulu Perintahkan Distribusi Bantuan Tanpa Henti
Terkini
Rabu 08-04-2026,09:28 WIB
Korupsi Dana Pamsimas Mukomuko, Kejari Tetapkan Tiga Tersangka
Rabu 08-04-2026,09:23 WIB
Kepergok Warga, Dua Terduga Pelaku Pencurian Sawit di Manna Diamankan
Rabu 08-04-2026,09:19 WIB
Dinkes Kota Bengkulu Buka Pos Kesehatan Gratis di Lokasi Terdampak Banjir
Rabu 08-04-2026,09:14 WIB
Wali Kota Bengkulu Resmikan Tugu Tabut di Tapak Paderi, Perkuat Identitas Budaya Kota
Rabu 08-04-2026,09:12 WIB