AMEN,BE - Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong, Sabtu (30/6) lalu sekitar pukul 9.00 WIB menggelar sosialisasi masalah kejiwaan di Aula Dinkes. Kegiatan atas kerja sama dengan RSJ Soeprapto Bengkulu itu dihadiri pemateri Dr Andri Sudjatmoko SpKJ, dokter Psikiater RSJ Soeprapto Bengkulu. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinkes dr H Iwan Suwarsa MKes dan seluruh kepala Puskesmas se Kabupaten Lebong serta Kepala Bidang di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong. Dalam pemaparannya, Dr Andri Sudjatmoko SpKJ menjelaskan jika di Lebong saat ini masih banyak kasus pemasungan. Hal tersebut tentunya harus segera ditangani secara bersama. \"Di Kabupaten Lebong ini masih banyak kita temukan orang yang dalam pemasungan. Tentunya kita berharap hal tersebut tidak ada lagi, maka kita sangat perlu adanya peran dari semua pihak seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Pemkab, serta seluruh masyarakat dalam menciptakan indonesia bebas pasung,\" jelas Andri. Berdasarkan data tahun 2012, jumlah kunjungan penderita dari Kabupaten Lebong di RSJ Soeprapto Bengkulu untuk rawat inap dari bulan Januari hingga Mei 2012 yakni sebanyak 69 orang. Sedangkan untuk rawat jalan dari bulan Januari hingga Mei 2012 sebanyak 57 orang. Tentunya hal tersebut menurun dibandingkan dengan data tahun 2011 yang berjumlah, untuk rawat jalan sebanyak 153 orang dan untuk rawat inap mengalami kenaikan yakni berjumlah 34 orang. \"Nah untuk pasien yang mengalami gangguan kejiwaan (orang gila) kita di RSJ dapat menampung asalkan ada persetujuan dari pihak keluarga serta adanya rujukan dari Dinas Kesehatan serta Dinas Sosial. Untuk permasalahan biaya dapat menggunakan askes, jamkesmas dan jaminan kesehatan lainnya,\" kata Andri. Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Lebong dr H Iwan Suwarsa MKes mengatakan untuk pasien pasung pihaknya dalam menangani permasalahan tersebut tentunya akan selalu berkoordinasi dengan Dinas Sosial. Dinas Kesehatan fokus menangani pasiennya dengan memberikan rujukan ke RSJ dan Dinas Sosial bertanggung jawab atas keluarga pasien tersebut agar mereka bersedia merujuk keluarganya untuk dirawat di RSJ. \"Ya dalam menangani masalah itu (pasung,red) kita akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial. Kalau kita di Dinas Kesehatan fokus ke pasiennya, sedangkan Dinsos ke keluarganya,\" pungkas Iwan. (777)
RSJ Sorot Kasus Pemasungan
Senin 02-07-2012,09:27 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 30-09-2026,12:41 WIB
Saksi PT Yokogawa Ungkap Pergantian SKU dan AVR di Sidang Korupsi PLTA Musi
Rabu 30-09-2026,12:32 WIB
Tomi Bantah Terima Rp400 Juta dari Repal dalam Kasus Dugaan Penipuan Bank Bengkulu
Rabu 30-09-2026,16:57 WIB
Beredar Unggahan DPO di Medsos, Polres Mukomuko Tegaskan Akun Bukan Resmi
Rabu 30-09-2026,12:59 WIB
Polda Bengkulu Tegaskan Pengumpulan Batubara Sungai Tanpa Izin Akan Ditindak
Rabu 30-09-2026,16:54 WIB
Pemkot Bengkulu Siapkan Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu dan Anak Berprestasi Mulai 2027
Terkini
Rabu 30-09-2026,20:56 WIB
Eksklusif: Dugaan Penganiayaan PMI Jadi Momentum Perkuat Sinergi KJRI Jeddah dan Lintas Ormas
Rabu 30-09-2026,16:57 WIB
Beredar Unggahan DPO di Medsos, Polres Mukomuko Tegaskan Akun Bukan Resmi
Rabu 30-09-2026,16:54 WIB
Pemkot Bengkulu Siapkan Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu dan Anak Berprestasi Mulai 2027
Rabu 30-09-2026,16:52 WIB
Pemdes Pondok Panjang Salurkan BLT Dana Desa Tahap III 2026, 8 KPM Terima Rp900 Ribu
Rabu 30-09-2026,16:50 WIB