BENGKULU, bengkuluekspress.com - Sektor sewa lahan di kawasan wisata menjadi penghasilan tertinggi penyumbang Pendapatan asli daerah (PAD) di Kota Bengkulu. Meski ditargetkan capaian PAD Rp 350 juta per tahun, namun nilai tersebut sebenarnya masih bisa digali lebih tinggi. Bahkan bisa tembus Rp 1 miliar jika dikelola maksimal. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Amrullah, yang mengatakan jika memang Dinas Pariwisata merupakan dinas yang aktif dan menghasilkan bagi daerah. Namun juga diperlukan kesadaran bagi para pengusaha penyewa untuk taat membayar pajak tanpa harus bermain kucing-kucingan dengan pemerintah. \"Salah satu penunjang PAD kita adalah sektor sewa lahan, bagi pelaku usaha ya harus ada kesadaran membayar sewa dan pajak. Kita tegas mengatakan akan memberi sanksi hingga pencabutan izin bagi pelaku usaha yang sengaja tak menunaikan kewajibannya,\" tegas Amrullah, Selasa (30/11). Ia juga meminta para pelaku usaha untuk mengikuti aturan-aturan yang sudah ditetapkan. Mengingat PAD merupakan sumber bagi daerah untuk semakin mengembangkan sektor wisata yang dapat dinikmati masyarakat. (Imn/adv)
Dispar Ancam Cabut Izin Sewa Lahan
Selasa 30-11-2021,16:12 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 29-03-2026,13:29 WIB
Warga Tangkap Terduga Begal di Sindang Kelingi, Satu Pelaku Kabur
Minggu 29-03-2026,19:51 WIB
Pengungkapan Judi Online Berlanjut, Dorongan Publik Perkuat Pengawasan Pembayaran Digital
Minggu 29-03-2026,17:54 WIB
Korsleting Listrik Dominasi Kasus Kebakaran di Bengkulu, 25 Insiden Terjadi Awal 2026
Minggu 29-03-2026,17:52 WIB
Menteri Desa Apresiasi Belungguk Point, Wisata Malam Bengkulu yang Kian Menggeliat
Minggu 29-03-2026,19:02 WIB
Pantai Zakat Jadi Primadona Libur Lebaran, Wisatawan Nikmati Serunya Bermain Air
Terkini
Minggu 29-03-2026,20:10 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera Meningkat Tembus 213 Ribu Kendaraan
Minggu 29-03-2026,20:04 WIB
Ini Enam Penyakit Pasca Lebaran yang Harus Diwaspadai
Minggu 29-03-2026,19:51 WIB
Pengungkapan Judi Online Berlanjut, Dorongan Publik Perkuat Pengawasan Pembayaran Digital
Minggu 29-03-2026,19:41 WIB
Dua Remaja Hanyut di Sungai Lubuk Langkap, Satu Selamat Satu Masih Dalam Pencarian
Minggu 29-03-2026,19:38 WIB