BENGKULU, BE - Pedagang di Pasar Percontohan Nasional Panorama, khususnya pedagang yang terkena relokasi tahap II terus dihantui dengan adanya pungutan dengan besaran mencapai Rp 1,5 - 2 juta/auning. Oknum tersebut mengatasnamakan perintah dari Kepala Bidang (Kabid) Pasar Disperindag Kota Bengkulu. Modus yang digunakan oknum ini pun tidak dilakukan secara sembnunyi-sembunyi, melainkan secara terang-terangan kepada pedagang bahwa bagi pedagang yang ingin mendapatkan auning tempat penampungan sementara harus menyetorkan sejumlah uang kepada oknum tersebut, jika tidak, maka tidak akan mendapatkan tempat berjualan. Dengan demikian, pedagang semakin cemas dan khawatir karena bulan puasa sudah di depan mata, sedangkan tempat berjualannnya belum juga ada kepastian ada atau tidak. \"Pedagang saat ini banyak yang cemas, karena kesempatan untuk mendapatkan rejeki yang agak banyak hanya pada bulan puasa, tapi malah diminta uang untuk mendapatkan auning tempat penampungan sementara ini,\" kata Ketua Pedagang Kecil Panorama, M Kadim. Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pasar Disperindag, Dra Suzanna Erdawati mengakui pihaknya telah mendapatkan informasi tentang hal tersebut. Bahkan ia mengaku keluhan itu bukan saja dialami oleh pedagang yang akan dipindahkan ke auning sementara akan tetapi juga pedagang lainnya di Pasar Percontohan Nasional (PPN) Panorama. \"Saya sudah tahu informasi itu, bahkan oknum tersebut telah saya panggil dan telah mengakui atas perbuatannya,\" kata Suzanna. Ia menjelaskan dalam menjalankan aksinya oknum tersebut sengaja membawa nama Kabid Pasar agar tidak mendapat penolakan dari pedagang, dan itu hanya untuk mencari uang rokok. \"Oknum itu membawa-bawa nama saya, setelah saya panggil orang itu menjawab biasa namanya juga di pasar untuk mencari uang rokok, kalau tidak membawa nama ibuk pedagang tidak mau kasih,\" terang Suzanna meniru ucapan pelaku. Setelah itu, lanjutnya, pihaknya tidak memproses orang tersebut secara hukum, karena orang itu sudah minta maaf dan berjanji tidak mengulangi lagi perbuatannya. \"Saya tidak membesarkan masalah ini karena orang itu minta maaf, selain itu juga dikarenakan saya juga tidak memiliki bukti yang kuat untuk memberikan sanksi,\" tuturnya. Sementara itu terkait dengan keluhan pedagang ada pungutan liar lainnya, Suzanna mengaku tidak tahu dan diluar pengatahuannya. Untuk membuktikan benar atau tidaknya laporan tersebut, pihaknya akan melakukan penyelidikan. \"Ya akan kami selidiki, karena untuik mendapatkan auning sementara ini pedagang tidak dipungut biaya sedikit pun,\" pungkasnya. (400)
Kabid Pasar Tahu Pelaku Pungli
Senin 02-07-2012,08:48 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 05-06-2026,16:50 WIB
Dilaporkan dalam Kasus Arisan Cair dan Dapin, Nike Chahyandarie Akhirnya Buka Suara
Jumat 05-06-2026,15:07 WIB
Makin Kece dan Praktis, Astra Motor Bengkulu Ajak Konsumen Rasakan Sensasi Berkendara Bersama Genio
Jumat 05-06-2026,14:02 WIB
Pemkab Siapkan Perayaan HUT ke-67 Bengkulu Utara, Festival Budaya hingga Artis Ibu Kota Meriahkan Juli
Jumat 05-06-2026,13:57 WIB
Potensi PAD Bengkulu Bocor, DPRD Soroti Perusahaan Gunakan BBM dari Luar Daerah
Jumat 05-06-2026,13:59 WIB
Jamaah Haji Kloter Pertama Asal Bengkulu Tiba dengan Selamat, Tangis Haru Sambut Kepulangan dari Tanah Suci
Terkini
Sabtu 06-06-2026,09:38 WIB
Mesin Lebih Bersih dan Halus, Ini Keunggulan AHM Oil untuk Motor Honda
Sabtu 06-06-2026,09:33 WIB
Promo Menarik Untuk Petani! Astra Motor Bengkulu Hadirkan Promo Servis Motor Makin Hemat Saat Musim Panen
Sabtu 06-06-2026,09:03 WIB
Instruktur Safety Riding Astra Motor Bengkulu Bekali Karyawan XL Center Tentang Keselamatan Berkendara
Sabtu 06-06-2026,08:54 WIB
Astra Motor Bengkulu Hadirkan Promo Terbaik Lewat FAST DEAL 6.6 DAY
Jumat 05-06-2026,16:53 WIB