Asal Api Terbakarnya Toko Khatulistiwa dari Lubang AC Bengkulu, bengkuluekspress.com - Penyebab Kebakaran yang terjadi di Toko New Khatulistiwa beralamat di Jalan K.Z Abidin Selasa pagi (23/11), mulai menemui titik terang. Diduga api berasal dari lubang AC (Air Conditioner) yang terdapat di Toko New Khatulistiwa tersebut. Menurut kesaksian Arpan (49), warga yang tinggal di belakang Toko New Khatulistiwa, \"Asal mula api, sambung Arpan lebih dulu diketahui oleh pengendara Maxime (ojek online) sekitar pukul 05.30 WIB. “Tahunya dari pengendara Maxime tadi pagi tadi, terus ada asap dari dinding lubang AC,” kata Arpan pada BE. Namun, keterangan resmi dari pimpinan kepolisian ataupun pimpinan PBK (Penanggulangan Bahaya Kebakaran) terkait penyebab kebakaran belum bisa didapatkan. Kobakaran api pertama kali terlihat muncul dari lantai satu Toko Khatulistiwa yang kemudian membesar hingga membakar toko empat lantai ini. Sampai berita ini diturunkan api belum dapat dipadamkan. Diketahui di lokasi kejadian sudah dikerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran dan 1 unit mobil pemadam dari kepolisian untuk memadamkan api. (Cw1)
Selasa 23-11-2021,08:30 WIB
Reporter : Zalmi Herawati
Editor : Zalmi Herawati
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 01-11-2026,20:24 WIB
New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru
Senin 02-11-2026,11:21 WIB
Panduan Stek dan Sambung Pucuk Kopi Robusta, Cara Petani Bengkulu Tingkatkan Hasil Panen
Minggu 01-11-2026,20:20 WIB
Siap Melesat di Sepang, Pebalap Muda Binaan Astra Honda Bidik Podium IM4AC
Senin 02-11-2026,10:58 WIB
Gaji Sering Habis Sebelum Tanggal 15? Coba Atur Keuangan dengan Metode 50/30/20
Minggu 01-11-2026,20:16 WIB
Rofikoh Widiyati Terpilih sebagai Guru Inspiratif Astra Honda 2026 Regional Bengkulu
Terkini
Senin 02-11-2026,16:04 WIB
Wawali Ronny Tobing Ikut Donor Darah Sambut HUT ke-29 Bank Mandiri Bengkulu
Senin 02-11-2026,16:01 WIB
Bukan Sekadar Proyek, Mian Minta Infrastruktur Bengkulu Tuntaskan Keluhan Rakyat
Senin 02-11-2026,13:25 WIB
Pemerintah Indonesia Desak Rusia Tak Lagi Rekrut WNI untuk Perang
Senin 02-11-2026,13:21 WIB