MUKOMUKO,bengkuluekspress.com – Jajaran Satreskrim Polres Mukomuko kembali berhasil menangkap terduga pelaku persetubuhan dibawah umur, inisal M (56) warga Kecamatan Pondok Suguh. Pelaku dibekuk Senin (8/11) malam sekitar Pukul 22.00 WIB di wilayah Kecamatan Pondok Suguh. “Terduga pelaku sudah kita amankan dan telah dilakukan proses lebih lanjut,” ungkap Kapolres Mukomuko, AKBP Witdiardi SIK MH melalui Kasat Reskrim, AKP Teguh Ari Aji SIK, Selasa (9/11). Dijelaskan Kasat Reskrim, pihaknya menerima laporan Senin 8 November 2021 dari salah satu warga terkait adanya dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Kecamatan Pondok Suguh. Pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap saksi pelapor, saksi korban dan saksi lainnya dan melakukan visum Et Revertum. Setelah diyakinkan terjadinya tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur, pada hari Senin tanggal 8 November sekira pukul 22.00 WIB pihak Satreskrim melakukan penangkapan terhadap pelaku M (56) warga Kecamatan Pondok Suguh. Korban yakni Bunga (bukan nama sebenarnya) berusia 9 tahun yang merupakan tetangga terduga pelaku. M melakukan aksinya terbilang sadis karena melakukan ancaman dengan senjata tajam. “Pelaku dan korban ini merupakan tetangga. Pelaku ini berstatus duda dan pelaku melakukan aksinya kepada korban sebanyak tiga kali,” jelasnya. Terduga pelaku disangkakan melanggar pasal 81 Ayat (2) Jo 76 D Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 M. Kasat Reskrim juga menyampaikan kasus persetubuhan terhadap anak dibawa umur yang di tangani Polres Mukomuko mengalami peningkatan dari tahun lalu. “Tahun lalu itu sebanyak 9 kasus. Dan tahun ini sampai awal November 2021 sebanyak 13 kasus, dengan rincian 10 kasus di Polres dan 3 kasus di Polsek,” bebernya. Ia mengimbau, kepada masyarakat Kabupaten Mukomuko khususnya para orang tua agar lebih berhati-hati dan selalu waspada untuk lebih memperhatikan anak anaknya. Karena peran orang tua sangat penting untuk mengawasi secara baik perkembangan anaknya baik mulai dari keluarga hingga pergaulan diluar rumah. ”Kejahatan ini tidak hanya terjadi diluar keluarga saja, tetapi juga bisa terjadi didalam keluarga. Untuk itu orang tua harus lebih aktif dan ketat dalam mengawasi kegiatan anaknya baik dirumah maupun di luar rumah serta selalu komunikasi terhadap aktivitas yang dilakukan anak-anaknya setiap hari,” imbau Kasat Reskrim. (900)
Pria Setengah Abad Setubuhi Bocah
Selasa 09-11-2021,19:23 WIB
Reporter : Novri Enyeng
Editor : Novri Enyeng
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 01-09-2026,11:08 WIB
Mengapa Kita Menguap Saat Melihat Orang Lain Menguap? Ini Faktanya
Selasa 01-09-2026,11:41 WIB
Telur Cokelat vs Putih, Benarkah Kandungan Gizinya Berbeda? Ini Faktanya
Selasa 01-09-2026,12:24 WIB
Air Dingin Bikin Berat Badan Naik? Jangan Terjebak Mitos, Ini Faktanya
Selasa 01-09-2026,12:51 WIB
Kenapa Cegukan Sulit Berhenti? Ini yang Sebenarnya Terjadi di Tubuh
Selasa 01-09-2026,12:28 WIB
Masa Penahanan Berakhir, Dua Terdakwa Fidusia BCA Finance Johan-Nikolas Akhirnya Bebas Demi Hukum
Terkini
Selasa 01-09-2026,23:15 WIB
Serbu Promo Honda September, Ada Potongan Angsuran hingga Rp7,2 Juta
Selasa 01-09-2026,23:02 WIB
Astra Motor Bengkulu Umumkan 5 Finalis AHM Best Student 2026, Siap Bertarung di Tingkat Regional
Selasa 01-09-2026,16:58 WIB
Relawan SPPG Ratu Agung Keluhkan Hak Kerja dan BPJS Kesehatan
Selasa 01-09-2026,14:52 WIB
Camkoha Melekat dengan Bengkulu, Ustad Affan: Berawal dari Rakyat Bengkulu
Selasa 01-09-2026,14:48 WIB