BENGKULU, bengkukuekspress.com - H Ariyono Gumay SSTP secara resmi telah membeli piutang serta pengalihan seluruh aset kredit PT BPRS Safir Bengkulu senilai Rp 40 miliar. Dengan segala hak dan kewenangan yang ada, selanjutnya Ariyono Gumay akan menghapuskan bunga pinjaman yang menjerat 1534 nasabah yang tersebar se-Provinsi Bengkulu, dan mengimbau para nasabah yang masih terhutang untuk membayar pokok pinjaman saja. \" Hari ini seluruh kredit Bank Safir menjadi hak Ariyono Gumay untuk melakukan penagihan berikutnya, termasuk juga kebijakan mengeluarkan surat keterangan lunas menjadi hak beliau,\" kata Ketua Tim Likuidasi BPRS Safir sekaligus mewakili Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Armen Muhammad Nur, usai menandatanggani akte jual beli PT Bank Safir kepada Ariyono Gumay, Minggu (24/10). Perlu diketahui, pada awal tahun 2019 lalu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin usaha PT BPRS Safir Bengkulu karena dinyatakan gagal dengan faktor kelemahan pengelolaan oleh manajemen, dan masuk dalam likuidasi oleh Lembaga Penjamin Simpangan (LPS). Ariyono Gumay yang dalam hal ini sebagai Cessionaris PT BPRS Safir Bengkulu mengatakan usai pengalihan aset kredit ia akan membentuk tim untuk melakukan proses penagihan kepada 1534 nasabah. Dalam kebijakannya, hutang seluruh nasabah akan dibebaskan dari bunga pinjaman dengan tujuan meringankan beban masyarakat. \"Masyarakat yang memiliki hutang di Bank Safir, Insya Allah dengan kita membeli Bank Safir ini kita bisa membantu dengan membebaskan bunga pinjaman, artinya cukup mereka membayar pokoknya saja sesuai nominal yang dipinjam,\" jelas Ariyono yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Bengkulu ini. Selanjutnya, kepada para nasabah untuk menghubungi tim yang sudah dibentuk ke nomor kontak 0812-1335-0296 (Deni) atau 0853-6823-1779 (Dedy). Ariyono menyampaikan, bagi masyarakat yang saat ini dalam kondisi kesulitan mengembalikan hutang, maka bisa melakukan negosiasi secara langsung, sehingga bisa dikeluarkan kebijakan yang bisa mengurangi beban masyarakat. \"Kita buka ruang negosiasi, apakah nanti akan diberikan diskon atau melunaskan dengan cara bertahap. Intinya adalah kita memberikan kelonggaran kepada seluruh debitur Bank Safir untuk tidak membayar bunga,\" terangnya. (Imn/adv)
Ariyono Gumay Beli Piutang BPRS SAFIR Rp 40 M
Minggu 24-10-2021,19:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-04-2026,19:05 WIB
Diduga Tersengat Listrik, Pemuda Bengkulu Utara Meninggal Tragis
Selasa 21-04-2026,18:26 WIB
Pansus DPRD Kota Bengkulu Genjot Pembenahan Sistem Parkir untuk Maksimalkan PAD
Selasa 21-04-2026,18:37 WIB
Target Operasional Mundur, 25 Gerai Koperasi Merah Putih di Bengkulu Capai Progres di Atas 50 Persen
Selasa 21-04-2026,18:17 WIB
Festival Batik Besurek 2026: Dari Panggung Budaya ke Mesin Penggerak Ekonomi Bengkulu
Selasa 21-04-2026,18:51 WIB
BBM Non-Subsidi Naik Tajam, ASN Bengkulu Dilarang Gunakan Subsidi untuk Kendaraan Dinas
Terkini
Rabu 22-04-2026,12:41 WIB
Jualan Sabu Sebanyak 2 Kg, 5 Bandar Narkoba Ini Dibekuk BNNP Bengkulu
Rabu 22-04-2026,11:31 WIB
SYLA, ISTRIKU DARI MASA DEPAN
Selasa 21-04-2026,19:09 WIB
BPBD Bengkulu Selatan Siapkan Call Center Bencana, Permudah Laporan Masyarakat
Selasa 21-04-2026,19:05 WIB
Diduga Tersengat Listrik, Pemuda Bengkulu Utara Meninggal Tragis
Selasa 21-04-2026,18:54 WIB