BENGKULU, BE-Proses pencarian terhadap Rifki (7) korban tenggelam di Pantai Sungai Hitam yang dilakukan sejak hari Rabu (20/10) sore hingga Jum\'at (22/10) belum membuahkan hasil. Tim gabungan melakukan pencarian dengan cara menyisir pesisir pantai ke arah Utara dan Selatan dari lokasi tenggelam. Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet bermesin milik Basarnas dan kepolisian, karena dimungkinkan korban terseret arus air laut. Bahkan, dimungkinkan pencarian akan dilakukan sampai ke sekitaran Pulau Tikus, mengingat korban kedua ditemukan di Pulau Tikus oleh nelayan yang sedang memancing. Tim pencarian dibagi tiga kelompok untuk melakukan pencarian. \"Untuk pencarian hari ini masih nihil, tim gabungan tadi sudah melakukan penyisiran menggunakan rubber boat ke arah selatan dan utara dari lokasi tenggelam,\" jelas Kepala Kantor Sar Bengkulu, Ibnu Harris Al Hussain SSi. Lebih lanjut Ibnu Harris mengatakan, pada pencarian hari ke-tiga Basarnas menurunkan tim penyelam. Basarnas menurunkan tim penyelam untuk mencari korban didasar air laut, dimungkinkan korban tersangkut sehingga tidak muncul ke permukaan. Air laut yang keruh menyulitkan tim penyelam dari Basarnas, jarak pandang sangat terbatas saat penyelaman. Air laut keru dikarenakan kiriman air dari Air Sungai Bengkulu, karena seblumnya terjadi banjir di Kota Bengkulu. Pencarian korban juga tenggelam terkendala dengan arus pasang air laut. Jika arus pasang, ombak cukup tinggi sehingga menyulitkan rubber boat, jarak pandang juga terhalang oleh ombak, belum lagi arus juga kencang. \"Hari ini kita turunkan tim penyelam, tetapi kendalannya adalah air keruh dan arus pasang air laut dilokasi korban tenggelam. Tim penyelam melakukan penyelaman disekitaran lokasi korban tenggelam, dimungkinan korban tersangkut,\" imbuhnya. Sesuai SOP, pencarian akan dihentikan jika sudah masuk waktu 7 hari. Waktu tersebut merupakan waktu maksimal proses pencarian dilakukan. Meski demikian, beberapa tim tetap akan melakukan pemantuan disekitaran lokasi kejadian. Dari keluarga korban yang belum ditemukan terlihat dilokasi, mereka berharap agar korban secepatnya ditemukan, mengingat ini sudah hari ke-tiga korban belum ditemukan. Selain Basarnas, tim yang terlibat pencarian dari unsur TNI, Polri, BPBD Kota Bengkulu, BPBD Bengkulu Tengah, PMI, relawan kemanusiaan dan masyarakat terutama para nelayan.(167)
Terkendala Air Keruh dan Arus
Jumat 22-10-2021,20:27 WIB
Reporter : Iyud Mursito
Editor : Iyud Mursito
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Terkini
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB