BENGKULU, BE - Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah menggelar rapat tertutup dengan Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Abetnego Tarigan di Gedung Daerah Provinsi Bengkulu. Rapat tersebut membahas penguatan program reforma agraria dan penyelesaian konflik agraria yang telah menjadi program prioritas nasional Presiden RI Joko Widodo. Deputi II Kepala Staf Kepresidenan, Abetnego Tarigan mengatakan, kunjungannya ke Provinsi Bengkulu dalam rangka berkoordinasi dengan perintah Provinsi dan Kabupaten guna memastikan percepatan penyelesaian konflik agraria. \"Kami melihat ada banyak potensi yang bisa di selesaikan. Konflik - konflik di Bengkulu dan juga dukungan dari perintah daerah sangat dibutuhkan,\" terang Abetnego usai rapat bersama Gubernur di, Gedung Daerah Provinsi Bengkulu, kemarin (21/10). Dijelaskannya, peran pemerintah daerah sangat penting untuk menyelesaikan reforma agraria khusunya konflik agraria. Pemerintah daerah juga harus bisa melihat kondisi sosial masyarakat, termasuk bisa memetakan siapa saja masyarakat yang mendapatkan program reforma agraria . \"Penentuan siapa-siapa saja yang secara definitif memang dinyatakan secara layak untuk menjadi penerima redistribusi atau pun juga yang akan mendapatkan tanah dari penyelesaian konflik tersebut,\" ungkapnya. Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah mengatakan, menyambut baik serta mendukung penuh program reforma agraria, khususnya dalam penyelesaian sengketa lahan konflik agraria, khususnya di Provinsi Bengkulu. \"Kita menyambut baik sekali, karena program reforma agraria ini dirasakan manfaatnya betul oleh masyarakat kita. Terimakasih betul kepada Presiden dan Wakil Presiden kemudian KSP yang sudah memfasilitasi program reforma agraria sehingga bisa berjalan,\" terang Rohidin. Di Provinsi Bengkulu, menurut Rohidin memang masih banyak terjadi persoalan terkait lahan. Seperti di Kabupaten Bengkulu Tengah, Rejang Lebong, Kepahiang termasuk ada beberapa titik di Kabupaten lain. Harapnya tentu, dengan turunka Staf Kepresidenan ke Bengkulu, bisa mempercepat penyelesaian persoalan reforma agraria. \"Jadi ada beberapa konsentrasi yang harus menjadi target untuk penyelesaian,\" tuturnya. Program reforma agraria ini menurut Rohidin, tidak hanya pengakuan atas hak tanah saja. Namun akan memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat. Sehingga masyarakat bisa tenang dalam mencari nafkah di atas lahan yang telah digarap selama ini. \"Redistribusi lahan untuk masyarakat bukan sekedar pengakuan hak tetapi lebih memberikan dampak ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat,\" tutup Rohidin. (151)
Perkuat Program Reforma Agraria
Kamis 21-10-2021,21:05 WIB
Reporter : Iyud Mursito
Editor : Iyud Mursito
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 30-09-2026,12:41 WIB
Saksi PT Yokogawa Ungkap Pergantian SKU dan AVR di Sidang Korupsi PLTA Musi
Rabu 30-09-2026,12:32 WIB
Tomi Bantah Terima Rp400 Juta dari Repal dalam Kasus Dugaan Penipuan Bank Bengkulu
Rabu 30-09-2026,12:59 WIB
Polda Bengkulu Tegaskan Pengumpulan Batubara Sungai Tanpa Izin Akan Ditindak
Rabu 30-09-2026,15:17 WIB
Wajah Baru Amanda Hadir Lebih Fresh, Akses Informasi Honda Makin Praktis
Rabu 30-09-2026,15:12 WIB
Cek Harga dan Simulasi Kredit Motor Honda Makin Praktis Lewat Motorku X
Terkini
Rabu 30-09-2026,16:57 WIB
Beredar Unggahan DPO di Medsos, Polres Mukomuko Tegaskan Akun Bukan Resmi
Rabu 30-09-2026,16:54 WIB
Pemkot Bengkulu Siapkan Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu dan Anak Berprestasi Mulai 2027
Rabu 30-09-2026,16:52 WIB
Pemdes Pondok Panjang Salurkan BLT Dana Desa Tahap III 2026, 8 KPM Terima Rp900 Ribu
Rabu 30-09-2026,16:50 WIB
Batik Besurek Bengkulu Pukau Pengunjung Kriyanusa 2026 di JICC
Rabu 30-09-2026,15:52 WIB