Bengkulu, bengkuluekspress.com - Saat ini tim Basarnas Bengkulu masih terus melakukan pencarian terhadap tiga anak SD yang tenggelam di pantai sungai hitam Kota Bengkulu. Ketiga anak tersebut adalah Guntur (11), Farel (11) warga Kota Bengkulu dan Rifki (9) warga Kabupaten Bengkulu Tengah. Menurut pengakuan rekan korban yang selamat dari kejadiaan naas tersebut, delapan orang tersebut memang mandi di laut Sungai Hitam. Saat kejadian, lima orang temannya lebih dulu diseret ombak hingga ke tengah laut. BACA JUGA: https://bengkuluekspress.rakyatbengkulu.com/tiga-bocah-tenggelam-di-laut/ Kata Arif, dirinya dan teman-temannya tersebut sempat bermain di sawah yang ada disekitaran pantai sungai hitam. Kemudian langsung mandi di laut tanpa melihat kondisi air laut yang lagi tinggi pasca diterjang banjir kemarin. BACA JUGA: https://bengkuluekspress.rakyatbengkulu.com/lima-selamat-tiga-korban-masih-dicari/ “Sebelum mandi pantai main ke sawah dulu, tiba-tiba sudah ada yang tenggelam,”kata Arif. Masih kata Arif, melihat lima orang temannya terseret ombak, ia ersama temannya yang bernama Jaya langsung memberikan pertolongan dengan cara melemparkan bambu ke tengah laut. Hal itu dilakukan mereka dengan harapan dapat menyelamatkan temannya yang sudah terseret ombak. Alhasil, dari lima orang yang tenggelam dua diantaranya berhasil diselamatkan. Namun untuk tiga orang lagi sudah tak terlihat alias sudah tenggelam. “Adi dan Raka berhasil diselamatkan oleh Joyo,” tutup Arif.(cw1)
Selamat Setelah Dilempar Bambu
Rabu 20-10-2021,19:43 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB