LEBONG,bengkuluekspress.com – Jumat (20/8), puluhan Tenaga Harian Lepas Terdaftar (THLT) guru di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lebong mendatangi kantor Bupati Lebong untuk bertemu Bupati. Tujuannya untuk mempertanyakan masalah Surat Keputusan (SK) pengangkatan serta honor mereka selama mengajar sejak bulan Januari-April 2021. Seperti yang disampaikan salah seorang THLT Lebong, Liza Tanzil yang bekerja di SDN 45 Lebong. Ia mengatakan, bahwa untuk masalah SK pihaknya sudah berulang kali mendatangi kantor Dikbud, namun belum ada titik terangnya. “Untuk itulah kami ingin mengadu dengan bapak Bupati, namun kami diminta untuk menemui pak Sekda hari Senin (23/08),” sampainya, Jumat (20/08). Liza menjelaskan, dirinya bersama honorer lainnya telah mendapatkan SK dan Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) terhitung bulan Mei 2021. Akan tetapi pihaknya pada hari Jumat (20/08) mereka kembali dipanggil pihak Dikbud mengenai persoalan SK bulan Januari-April dan pihak Dikbud mau menggantinya di bulan Agustus ini. “Mereka mau menarik kembali SK dan SPMT kami di bulan Mei dan diganti Agustus, berarti kami bekerja selama 7 bulan tidak mendapatkan gaji” ujarnya. Sementara Weli, guru honor SDN 53 Lebong menjelaskan, dirinya bersama teman-teman lain menghadap pihak BKPSDM mempertanyakan masalah SK. Namun pihak BKPSDM tidak mau mengeluarkan SK pengangkatan karena di SK sebelumnya mereka berstatus sebagai tenaga administrasi, padahal mereka bekerja sebagai guru. “Itu sudah kami buktikan dengan status kami di Dapodik adalah guru dan juga pernyataan kepala sekolah bahwa kami guru, namun SK tidak mau dikeluarkan,” ujarnya. Bupati Lebong, Kopli Ansori membenarkan kedatangan puluhan THLT guru yang mempertanyakan persoalan SK mereka. Oleh sebab itu, dalam waktu dekat ia akan memanggil Kadis Dikbud dan pihak terkait untuk kejelasan masalah SK THLT guru tersebut. Sehingga kejelasan terkait SK THLT tersebut akan dapat terselesaikan dengan baik. \"Ya, nanti akan kita panggil Kadis Dikbud dan pihak terkait, sehingga akan kita ketahui kenapa hingga saat SK THLT belum juga ada,\" ucapnya. Hanya saja, sambung Bupati, kontrak para THLT guru tidak akan diputusi dan bahkan akan terus diperpanjang. Sebab daerah ini sangat membutuhkan tenaga mereka dalam mencerdaskan anank -anak di Lebong ini. \"Guru THLT kita minta tetap tenang dan menjalankan kewajibannya, soal SK dan honor yang belum dibayar akan kita selesaikan,\" tutup Bupati. (614)
Pertanyakan SK dan Honor, Puluhan THLT Guru Datangi Bupati Lebong
Jumat 20-08-2021,19:40 WIB
Reporter : Novri Enyeng
Editor : Novri Enyeng
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,13:04 WIB
Prabowo Minta Kampus Siapkan SDM dan Riset Dukung B60 hingga Etanol
Selasa 28-07-2026,13:11 WIB
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Babak Baru Pertahanan Maritim RI
Selasa 28-07-2026,13:08 WIB
Memanfaatkan Warisan Bumi Guna Mendongkrak Ekonomi Warga Perbatasan
Selasa 28-07-2026,13:06 WIB
Kemenpar dan Kemensos Perkuat Akses Pendidikan dan SDM Pariwisata
Selasa 28-07-2026,13:25 WIB
Audiensi dengan Ombudsman RI, Helmi Hasan Dorong Pelayanan Publik Lebih Cepat dan Transparan
Terkini
Selasa 28-07-2026,16:25 WIB
Petani di Curup Utara Tewas Bersimbah Darah di Kebun, Polisi Selidiki Pelaku
Selasa 28-07-2026,16:23 WIB
Stok Pangan di Kota Bengkulu Aman, Pemkot Catat Konsumsi Rokok dan Kosmetik Meningkat
Selasa 28-07-2026,16:21 WIB
Fikri Thobari Didakwa Terima Rp2,5 Miliar, Jaksa Ungkap Modus Fee Proyek
Selasa 28-07-2026,16:12 WIB
Peringati Hari Koperasi ke-79, Dinkop UKM Kota Bengkulu Dorong Koperasi Bertransformasi Digital dan Tingkatkan
Selasa 28-07-2026,15:59 WIB