MUKOMUKO,bengkuluekspress.com - Masyarakat yang berada di desa/kelurahan zona merah Covid-19 harus lebih memperketat dalam penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Pasalnya dalam tempo sehari saja, desa yang masuk kriteria zona merah bertambah. “Minggu (8/9), desa dan kelurahan zona merah sebanyak 13, hari ini (9/8) menjadi 16 desa atau bertambah 3 desa. Pengawasannya harus lebih diperketat,” ujar Manajer Pusdalops-PB Badan Penanggulangan Bencanaa Daerah Kabupaten, Hitatun A Razak. Ia menyampaikan, yang harus dilakukan Satgas tingkat RT, desa/kelurahan dan kecamatan hingga kabupaten diantaranya melakukan isolasi mandiri/terpusat dengan pengawasan ketat, menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat, melarang adanya kerumunan. \"Termasuk pendisiplinan prokes terhadap warga yang berdomisili di desa zona merah lebih diperketat lagi,\" pintanya. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten, Bustam Bustomo SKM menjelaskan, Satgas Covid terus memaksimalkan dalam penanganan dan pencegahan penularan Covid-19. Upaya yang dilakukan Satgas diharapkan lebih maksimal adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Karena untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, tidak bisa hanya dilakukan Satgas. Peran masyarakat sangat penting. “Peran serta masyarakat sangat penting, termasuk kesadaran masyarakat disiplin protokol kesehatan. Dengan harapan virus Corona cepat hilang, dan masyarakat dapat kembali beraktifitas sebagaimana mestinya dengan aman dan nyaman,”ungkapnya. Sebanyak 16 desa/kelurahan masih masuk kriteria zona merah, yakni Desa Pondok Lunang Kecamatan Air Dikit. Desa Tirta Makmur, Desa Manjunto Jaya, Desa Pondok Makmur dan Desa Agung Jaya Kecamatan Air Manjunto. Desa Arga Jaya,Desa Bukit Mulya Kecamatan Air Rami. Desa Medan Jaya, Desa Sumendam, Desa Pulau Baru, Desa Pulai Payung, Desa Sibak Kecamatan Ipuh. Desa Ujung Padang, Kelurahan Bandar Ratu Kecamatan Kota Mukomuko. Desa Bandar Jaya Kecamatan Teramang Jaya. Desa Semambang Makmur Kecamatan Malin Deman. (900)
Desa Zona Merah di Mukomuko Bertambah
Senin 09-08-2021,19:38 WIB
Reporter : Novri Enyeng
Editor : Novri Enyeng
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB
Jurusan Kehutanan UNIB Dampingi Petani Hutan, Ubah Limbah Kulit Kopi Menjadi Produk Bernilai Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Terkini
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB