MUKOMUKO,bengkuluekspress.com– Stok pangan untuk korban bencana alam di gudang Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko menipis. Baik itu, jenis beras, minyak, mie istan, sarden dan lainnya. ”Khusus di gudang Dinsos bantuan untuk bencana alam menipis,” aku Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko, Saroni. Ia menjelaskan, pihaknya telah menyampaikan permohonan bantuan ke Dinsos Provinsi Bengkulu dengan harapan bisa membantu memasok kekurangan kebutuhan pangan tersebut. “Kita sangat berharap bantuan dari Dinsos Provinsi. Ini nantinya diperuntukan warga Mukomuko yang terkena musibah seperti bencana alam, kebakaran dan lainnya,” katanya. Menipisnya stok sejumlah bahan pangan, sambungnya, karena banyaknya kejadian bencana alam sepanjang tahun 2021 ini. Baik bencana banjir dan kebakaran rumah. Selain itu, pihaknya mengaku tidak bisa membeli bahan pangan dengan jumlah banyak karena sangat terbatasnya anggaran yang disediakan di APBD. “Anggaran yang disediakan untuk pengadaan bahan pangan kecil, hanya sekitar puluhan juta rupiah untuk setahun,” bebernya. Saroni juga mengatakan, stok pakaian bagi korban bencana alam digudang sudah habis. “Khusus untuk pakaian sudah habis kita bagikan kepada warga yang terkena musibah banjir dan kebakaran rumah. Kami juga sudahmengajukan bantuan ke provinsi, harapannya usulan direalisasikan pemprov Bengkulu,” ujarnya. (900)
Stok Bantuan Pangan Bencana di Mukomuko Menipis
Minggu 08-08-2021,20:01 WIB
Reporter : Novri Enyeng
Editor : Novri Enyeng
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB