BENGKULU, Bengkuluekspress.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Bengkulu sebagai wilayah dengan surplus neraca perdagangan antar wilayah sebesar US$ 24,83 juta pada Juni 2021. Hal itu dikatakan Kepala BPS Provinsi Bengkulu Ir. Win Rizal, M.E, dalam rilis berita resminya, Selasa (3/8). Rizal mengungkapkan, hal itu lantaran, pada bulan April hingga Juni 2021, tidak ada impor barang ke Provinsi Bengkulu. Nilai impor pada bulan Juni 2021 mengalami penurunan sebesar 100 persen jika dibandingkan dengan impor Provinsi Bengkulu pada bulan Juni 2020 yang tercatat sebesar US$ 0,21 juta. \"Dengan demikian, neraca perdagangan Provinsi Bengkulu bulan Juni 2021 mengalami surplus sebesar US$ 24,83 juta. Sementara neraca perdagangan Provinsi Bengkulu Bulan Januari - Juni 2021 mengalami surplus sebesar US$ 98,88 juta,\" ujarnya. Ia menjelaskan, total ekspor Provinsi Bengkulu pada bulan Juni 2021 mencapai US$ 24,83 juta. Nilai ekspor ini mengalami peningkatan sebesar 81,46 persen jika dibandingkan dengan bulan Mei 2021 yang tercatat sebesar US$ 13,68 juta dan meningkat sebesar 85,66 persen apabila dibandingkan dengan bulan Juni 2020 yang tercatat US$ 13,37 juta. Dilanjutkan Rizal, nilai ekspor Provinsi Bengkulu pada bulan Juni 2021 yang melalui Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu mencapai US$ 20,32 juta (81,85 persen). \"Sedangkan Nlnilai impor pada Juni 2021 mengalami penurunan sebesar 100 persen jika dibandingkan dengan impor pada bulan Juni 2020 yang tercatat sebesar US$ 0,21 juta,\" ujarnya. Ia menambahkan, ekspor Provinsi Bengkulu April - Juni 2021 masih didominasi cangkang sawit sebesar US$ 4,1808, lalu batu bara sebesar US$ 65,7256. Sedangkan, ekspor Provinsi Bengkulu menurut negara tujuan pada Juni 2021 ke ASEAN tercatat sebesar US$ 8,74 juta (35,19 persen), ke Uni Eropa sebesar US$ 1,19 juta (4,79 persen), dan ke negara lainnya sebesar US$ 14,90 juta (60,02 persen). \"Menurut negara utama tujuan ekspor, ekspor terbesar Provinsi Bengkulu pada bulan Juni 2021 yaitu ke India US$ 4,05 juta (16,32 persen), Pakistan US$ 3,46 juta (13,95 persen), Kamboja US$ 2,80 juta (11,26 persen), dan negara lainnya sebesar US$ 14,52 juta (58,47 persen),\" tutupnya. (HBN)
Bengkulu Catat Surplus Neraca Perdagangan Juni Sebesar 24,83 Juta Dollar
Selasa 03-08-2021,16:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 19-04-2026,19:33 WIB
Meski Tertunda, Pemprov Terus Genjot Kelanjutan Tol Bengkulu –Lubuklinggau
Minggu 19-04-2026,15:01 WIB
Produk Halal Jadi Kebutuhan Mendasar, Komisi VIII DPR RI Ingatkan Kesadaran Masyarakat dan Pelaku UMKM
Minggu 19-04-2026,14:56 WIB
Pengelolaan Dana Haji Kian Transparan, DPR RI dan BPKH Paparkan Sistem Pengawasan Berlapis di Bengkulu
Minggu 19-04-2026,13:43 WIB
Kesiapan Bengkulu Hadapi Ancaman Megathrust Terus Diperkuat Lewat Simulasi
Minggu 19-04-2026,14:13 WIB
Dinilai Konsisten Perjuangkan Kebijakan Kesehatan, Destita Khairilisani Raih The Change Maker Awards 2026
Terkini
Senin 20-04-2026,09:17 WIB
Serunai Resto Hadirkan “Flavors of the Month April” di Hotel Santika Bengkulu
Senin 20-04-2026,08:52 WIB
TENTANG DIA (SERI 2)
Minggu 19-04-2026,19:43 WIB
Kue Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2025
Minggu 19-04-2026,19:33 WIB
Meski Tertunda, Pemprov Terus Genjot Kelanjutan Tol Bengkulu –Lubuklinggau
Minggu 19-04-2026,19:07 WIB