BENGKULU, Bengkuluekspress.com - Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah menyebut, soal pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) untuk kabupaten dan kota dalam wilayah Provinsi Bengkulu, semuanya sudah dilunasi. Rohidin mengatakan, hanya saja dalam pembayarannya memang terjadi penundaan dari tahun 2020 lalu. Hal itu, lantaran dana yang ada diperuntukan untuk Pikada serentak, yang jika ditotalkan nilainya hampir Rp 300 milyar. \"Belum lagi, Mendagri dan Kemenkeu juga telah memerintahkan untuk mendahulukan anggaran pilkada. Nah, untuk KPU Provinsi Bengkulu sendiri, diberikan dana sebesar Rp 150 milyar, Bawaslu sebesar Rp. 50 milyar, pengamanan oleh TNI dan Polri, termasuk Forkopimda dan telah dibahas oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama DPRD Provinsi Bengkulu,\" kata Rohidin, Kamis (10/6). Politisi Golkar itu mengungkapkan, penundaan pembagian DBH untuk kabupaten/kota tersebut, dananya bukan ditahan atau dipergunakan dalam menjalankan program pembangunan Pemprov Bengkulu. Terlebih, lanjutnya di tahun 2020, di satu sisi terjadi penurunan pendapatan, namun di sisi lain, anggaran yang ada memang banyak digelontorkan ke Pilkada serentak dan tidak peruntukan kepada yang lain. \"Namun, semua DBH tersebut sudah disalurkan. Lalu, jika memang di tahan atau dipergunakan untuk menjalankan program provinsi, itu bisa ditelusuri,\" ungkapnya. Sementara itu, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Edwar Samsi mengatakan, DBH tersebut belum semuanya terlunasi. Mengingat, hasil evaluasi APBD Provinsi tahun 2021 dari Kemendagri, salah satu rekomendasinya yaitu soal DBH. Artinya sebesar Rp. 412 milyar yang dianggarkan tahun ini, baru bisa membayar DBH sampai triwulan pertama tahun 2021. \"Masih tersisa pembagian untuk triwulan kedua, ketiga dan keempat tahun ini, yang belum dibayarkan. Memang kita belum mendapatkan realisasi anggaran dari TAPD, sehingga juga belum tahu pastinya,\" ujarnya. Ia menambahkan, akan tetapi jika disebut lunas, kemungkinan tahun 2020 atau 2019. Sedangkan yang dianggarkan baru tahun 2018, 2019, 2020 dan 2021 dengan nilai Rp. 412 milyar. Ternyata dana sebesar itu baru bisa membayar triwulan pertama tahun 2021.(HBN)
Gubernur Sebut DBH Sudah Dilunasi
Kamis 10-06-2021,16:04 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 23-06-2026,21:38 WIB
LKPJ Bupati Tahun 2025, DPRD Kabupaten Kaur Terbitkan 10 Rekomendasi Strategis
Selasa 23-06-2026,17:28 WIB
Terungkap di Sidang! Saksi Bongkar Dugaan Modus Latifa, dari Double Input hingga Blur Laporan Keuangan
Selasa 23-06-2026,16:09 WIB
Dedy Wahyudi Beri Peringatan Keras ASN, Jangan Sakiti Rakyat Kecil
Rabu 24-06-2026,12:53 WIB
Sidang PT RSM Ungkap Dugaan Kendali Asing dan Dana
Rabu 24-06-2026,13:15 WIB
Kuasa Hukum Latifa Soroti Lemahnya Sistem Keuangan CV Mandiri Sejahtera di Sidang Dugaan Penggelapan
Terkini
Rabu 24-06-2026,16:02 WIB
Kemensos Gelontorkan Rp338 Juta untuk Bantuan ATENSI 124 Keluarga Rentan di Kota Bengkulu
Rabu 24-06-2026,14:14 WIB
Unjuk Keahlian Teknisi dan Service Advisor, Astra Motor Bengkulu Cari Wakil Terbaik ke Tingkat Nasional
Rabu 24-06-2026,13:51 WIB
Astra Motor Bengkulu Tawarkan Promo Panen Honda, Keuntungan Berlipat untuk Petani dan Pecinta Kopi
Rabu 24-06-2026,13:28 WIB
Polisi Gerebek Kontrakan di Bengkulu Selatan, Amankan Terduga Pengedar Sabu
Rabu 24-06-2026,13:20 WIB