MUKOMUKO,bengkuluekspress.com – Jajaran Mapolsek Sungai Rumbai Polres Mukomuko mendampingi tim gabungan BKSDA Bengkulu, Dinas Kehutanan, TNKS-PHS menemukan tulang belulang bangkai gajah di hutan produksi (HP) Air Teramang konseksi PT Bentara Arga Timber (BAT). Diduga gajah liar itu berjenis kelamin betina dan berumur sekitar 35 tahun dari ciri-ciri memiliki gigi taring (Caling). Kapolres Mukomuko, AKBP Andy Arisandi SH MH SIK melalui Kapolsek Sungai Rumbai, IPDA Edi Purwanto SH menyampaikan, Senin (7/6) sekitar pukul 08.00 WIB, ia bersama anggota Polsek Sungai Rumbai menerima laporan dari BKSDA Bengkulu terkait peristiwa tersebut. “Tim BKSDA yang melaksanakan patroli 25 Mei 2021 lalu menemukan bangkai gajah di Hutan Produksi Air Teramang Konseksi PT BAT. Saat ditemukan bangkai gajah tersebut dalam keadaan membusuk yang diduga Gajah tersebut sudah dua bulan mati,” jelasnya. Disekitar lokasi ditemukan bangkai gajah, kata Kapolsek, ditemukan sabun batangan yang didalamnya diduga diisi racun, yang digunakan pelaku untuk meracun gajah. Adanya kejadian tersebut Tim Patroli BKSDA mengambil beberapa sampel dari gajah tersebut, seperti tulang rusuk, gigi, kulit, sabun yang telah dicampuri racun guna identifikasi di laboratorium Biologi UNIB Bengkulu. “Sampelnya sudah dibawa ke Bengkulu, dan saat ini menunggu hasil laboratoriumnya,” katanya. Adapun langkah yang dilakukan kepolisian, lanjut Kapolsek, melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. Dan barang bukti yang diamankan seperti tali, tulang belulang di lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. “Kami lakukan penyelidikan dan sejumlah barang bukti diamankan di Mapolsek Sungai Rumbai,” lanjut Edi. Terpisah, Kepala KPHK dan Koordinator PLG Seblat, Provinsi Bengkulu Asep menyampaikan ketika tulang belulang ditemukan pihaknya langsung mengambil sampel berupa tulang rusuk, gigi dan kulit dibawa ke laboratorium Biologi UNIB Bengkulu. “Sampelnya sudah kita bawa ketika bangkai Gajah tersebut ditemukan tanggal 25 Mei 2021 lalu,” katanya. Ditanya apakah gajah liar itu diduga dibunuh dengan cara diracun, Asep belum dapat menyimpulkan. Karena masih menunggu hasil uji laboratorium dan olah TKP dari pihak Kepolisian. “Kita belum dapat menyimpulkan. Saat ini masih menunggu hasil uji laboratorium keluar, dan juga menunggu hasil olah TKP dari pihak kepolisian,” ungkapnya. (900)
Tulang Belulang Gajah Ditemukan di Hutan Mukomuko
Selasa 08-06-2021,18:56 WIB
Reporter : Novri Enyeng
Editor : Novri Enyeng
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,14:23 WIB
Bupati Mukomuko Lantik 80 Pejabat ASN, Berikut Daftar Lengkap Eselon III, IV dan Fungsional
Kamis 12-03-2026,12:53 WIB
Dugaan Korupsi DD Bandar Agung Terus Didalami, Penyidik Turun Cek Pekerjaan Desa
Kamis 12-03-2026,13:44 WIB
Kesaksian di Sidang Tipikor, Bebby Hussy Disebut Dermawan, 20 Tahun Bantu Anak Disabilitas
Kamis 12-03-2026,12:41 WIB
Antisipasi Penimbunan Selama Ramadan, Unit Tipidter Polres BS Sidak Pasar Ampera
Kamis 12-03-2026,15:00 WIB
Pilihan Minuman Takjil yang Ramah Gula Darah Saat Berbuka Puasa
Terkini
Jumat 13-03-2026,11:23 WIB
Jelang Arus Mudik, Pemprov dan Polda Bengkulu Siapkan Personel Keamanan Lewat Operasi Ketupat Nala
Jumat 13-03-2026,11:18 WIB
Indosat Perkuat 75 Jalur Mudik dan 790 Titik Strategis Lewat Program #LebihBaikIndosat
Kamis 12-03-2026,21:01 WIB
Pererat Silaturahmi, PT TLB Salurkan Ratusan Paket Sembako di Babatan, Air Kemuning dan Padang Ulak Tanjung
Kamis 12-03-2026,15:58 WIB
Tak Ada Tanggal Merah, Pj Sekda Bengkulu Tegaskan Etos Kerja 25 Jam bagi Pejabat Pemkot
Kamis 12-03-2026,15:51 WIB