BENGKULU,BE-Menanam tanaman Kelengkeng bisa dikatakan mudah tapi juga dapat dikatakan sulit, karena pada prosesnya perlu memperhatikan berbagai hal mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan, pemeliharaan hingga tanaman tersebut berbuah. Seperti yang dilakukan Hermansyah, yang sangat memperhatikan setiap hal kecil dan detil disetiap pembibitan tanaman buah yang merupakan usaha milik pribadinya. \"Sebenarnya pada pembibitan jenis tanaman buah apapun terutama kelengkeng, bagi kami disini bukan soal apapun tapi soal rasa. Maksudnya ialah bagaimanapun cara pembibitannya bisa menghasilkan bibit yang bagus dan dapat berbuah dengan cepat, sehingga tujuannya jika orang membeli bibit kami menjadi senang\". ujar Hermansyah saat diwawancarai BE, Jumat (5/2). Usaha pembibitan tanaman buah kelengkeng miliknya ini menggunakan metode okulasi (mata tunas) dengan cara sedling dan entres. Sedling itu sendiri merupakan cara pembibitan yang dilakukan pada batang bagian bawah dan cara ini dapat dilakukan setelah melakukan penanaman terlebih dahulu melalui biji kemudian menunggu sampai tunas pertama muncul sekitar 6 bulan, tentunya dengan memperhatikan kualitas akar dan ketahanan terhadap hama terlebih dahulu. Entres merupakan cara pembibitan yang dilakukan pada batang bagian atas dan cara ini dapat dilakukan pada batang tanaman kelengkeng yang telah berbuah minimal 3 kali, tapi bisa juga dilakukan saat tanaman sudah berbuah 1 kali, hanya saja hal ini khusus tanaman kelengkeng unggul salah satunnya jenis itoh. Hasil dari dua cara pembibitan ini dapat dinyatakan berhasil atau tidaknya setelah menunggu selama 21 hari setelah pembibitan, jika berhasil maka bibit bisa dinyatakan unggul. Hermansyah menambahkan, selain proses pembibitan juga perlu memperhatikan proses penanaman, yang dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti sambung sisip yakni dengan menyambungkan bibit pada bagian bawah batang dan sambung susu yakni dengan menyambung bibit pada bagian atas batang. Pada proses penanaman ini juga perlu memperhatikan media tanam tempat untuk menanamkan tanaman kelengkeng. \"Media tanam yang kami lakukan disini menggunakan campuran tanah biasa, pupuk kandang dan sekam padi. Kemudian dari proses ini berbicara soal perlakuan kita terhadap tanaman seperti menyiram, memupuk, membersihkan tujuannya agar bibit unggul tersebut 8 sampai 18 bulan dapat berbuah.\" katanya Usaha pembibitan tanaman buah miliknya ini juga melakukan pembibitan tanaman buah lainnya antara lain; jeruk, apel, pinang, mangga. Bibit yang ada ditempatnya ini juga sering dilirik oleh pihak pemerintahan provinsi, dinas-dinas yang biasanya diperuntukkan untuk proyek penghijauan ataupun perkebunan dan juga ada masyarakat yang membeli untuk tanaman pribadi yang biasanya ditanam di pekarangan rumah. Penanaman tanaman buah kelengkeng memang bisa dikatakan unik, sebab buah kelengkeng ini memiliki banyak khasiat untuk kesehatan seperti dapat menjaga kesehatan jantung, mencegah penyakit batu ginjal, menurunkan berat badan, mengatasi diabetes, menguatkan tulang, dan meningkatkan kesehatan mata. Selain itu juga, sangat bermanfaat dalam hal kecantikan seperti mempercantik kulit, menjaga kesehatan dan kekuatan rambut. (Mg.5)
Ini Rahasia Agar Tanaman Kelengkeng Cepat Berbuah dan Manis
Sabtu 06-02-2021,20:10 WIB
Reporter : Iyud Mursito
Editor : Iyud Mursito
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 18-03-2026,13:36 WIB
Harga LPG 3 Kg Melonjak, Warga Bengkulu Selatan Keluhkan Kelangkaan
Rabu 18-03-2026,13:14 WIB
Babinsa Bersinergi Jaga Arus Mudik di Pos Pengamanan Bunga Mas
Rabu 18-03-2026,13:33 WIB
Dandim 0408/BS Bagikan Bingkisan Lebaran untuk Personel dan PNS
Rabu 18-03-2026,13:40 WIB
Bupati Mukomuko Buka Open House, Ajak Warga Makan Bersama di Hari Fitri
Rabu 18-03-2026,12:56 WIB
Polisi Tegas Larang Angkut Penumpang di Mobil Bak Terbuka Saat Mudik Lebaran 2026
Terkini
Rabu 18-03-2026,16:39 WIB
Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi
Rabu 18-03-2026,16:09 WIB
ASN Dilarang Bawa Kendaraan Dinas Keluar Bengkulu Saat Lebaran
Rabu 18-03-2026,15:38 WIB
Rumah Warga Talang Benih Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta
Rabu 18-03-2026,15:36 WIB
Gas LPG Melonjak, Disdag Bengkulu Selatan Minta Warga Laporkan Pelanggaran
Rabu 18-03-2026,15:33 WIB