BENGKULU, Bengkuluekspress.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu mencatat pertumbuhan ekonomi Bengkulu pada triwulan IV/2020 masih terkontraksi atau minus 2,39 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year-on-year). \"Ekonomi Provinsi Bengkulu triwulan IV-2020 mengalami penurunan sebesar 2,39 persen bila dibandingkan triwulan IV-2019 (y-on-y),\" kata Kepala BPS Provinsi Bengkulu Win Rizal, dalam rilis statistik, Jumat (5/2). Rizal mengatakan, pertumbuhan Ekonomi triwulan IV-2020 Terhadap triwulan III-2020 (q-to-q) prekonomian Bengkulu triwulan IV-2020 (q-to-q) mengalami penurunan sebesar 0,63 persen bila dibandingkan triwulan III-2020. \"Secara keseluruhan ekonomi Provinsi Bengkulu tahun 2020 mengalami penurunan sebesar 0,02 persen jika dibandingkan tahun 2019,\" ungkapnya. Ia menjelaskan, prekonomian Provinsi Bengkulu tahun 2020 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 73,34 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 46,34 triliun. Seluruh komponen PDRB menurut pengeluaran tumbuh, kecuali komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga yang mengalami penurunan sebesar 0,69 persen. \"Dari sisi produksi, penurunan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha perdagangan besar dan eceran sebesar minus 9,34 persen. Dari sisi pengeluaran, penurunan tertinggi pada komponen ekspor barang dan jasa sebesar minus 8,02 persen,\" ungkapnya. Dilanjutkan Rizal, struktur perekonomian Provinsi Bengkulu tahun 2020 masih didominasi oleh lapangan usaha pertanian, perdagangan besar dan eceran dan administrasi pemerintahan. Besaran peranan ketiga lapangan usaha ini yaitu masing-masing, pertanian sebesar 28,36 persen, perdagangan besar dan eceran sebesar 14,46 persen dan administrasi pemerintahan sebesar 10,13 persen. \"Sedangkan dari sisi pengeluaran didominasi oleh komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 63,17 persen,\" ujarnya. Ia menambahkan, jika dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Sumatera, Provinsi Bengkulu merupakan provinsi dengan penurunan pertumbuhan ekonomi terkecil pada tahun 2020, yakni sebesar minus 0,02 persen. Sedangkan, provinsi dengan penurunan pertumbuhan terbesar di pulau Sumatera adalah Kepulauan Riau, yakni sebesar minus 3,80 persen. (HBN)
Ekonomi Bengkulu 2020 Minus
Jumat 05-02-2021,15:38 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 08-04-2026,11:12 WIB
TREND 2026 Kupas Strategi Indonesia Keluar dari Middle Income Trap
Rabu 08-04-2026,11:17 WIB
BREAKING NEWS: Tipidkor Polda Bengkulu Geledah Disparpora dan BKD Kepahiang
Rabu 08-04-2026,11:07 WIB
Puluhan Mobnas Dipinjamkan ke Instansi Vertikal Tetap Diservis Pakai APBD
Rabu 08-04-2026,08:41 WIB
Persit Dorong UMKM, Batik ChaCha Mentari Buka Peluang Ekonomi Ibu Rumah Tangga di Rejang Lebong
Rabu 08-04-2026,15:40 WIB
SK DPP Batalkan Plt, Muswil PPP Bengkulu Dinilai Tidak Sah
Terkini
Rabu 08-04-2026,15:40 WIB
SK DPP Batalkan Plt, Muswil PPP Bengkulu Dinilai Tidak Sah
Rabu 08-04-2026,15:34 WIB
Pelaksanaan TKA SMP di Bengkulu Dievaluasi, Kendala Server hingga Kesiapan Siswa Jadi Sorotan
Rabu 08-04-2026,15:27 WIB