BENTENG, bengkuluekspress.com - Tim penyidik Sat Reskrim Polres Bengkulu Tengah (Benteng) saat ini masih melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi dalam proses penyelidikan terhadap laporan Yayasan Baptis Indonesia (YBI) terhadap aksi penyegelan kantor dan gerbang masuk YBI. \"Kita sudah memanggil saksi-saksi dari pihak terlapor untuk dimintai keterangan. Yaitu, dari pihak YBI,\" ungkap Kapolres Benteng, AKBP Ary Baroto SIK MH, melalui Kasat Reskrim, Iptu Iman Falucky. Karena ini merupakan persoalan status kepemilikan lahan, aku Iman, pihaknya akan mengecek semua dokumen kepemilikan lahan yang dimiliki YBI. \"Kami juga akan memanggil sanksi-saksi dari kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Benteng untuk dimintai keterangan. Kita ingin tahu, dokumen kepemilikan siapa yang bisa dipertanggung jawabkan,\" jelasnya. Dari hasil pemeriksaan sementara, Iman menuturkan, pihaknya telah mengantongi sejumlah nama yang bakal menjadi tersangka utama. \"Nanti akan kita lakukan gelar perkara dulu. Setelah itu, baru ditetapkan tersangkanya,\" tandas Iman.(135)
Usut Kasus YBI, Polres Panggil BPN Benteng
Rabu 27-01-2021,20:15 WIB
Reporter : Novri Enyeng
Editor : Novri Enyeng
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 07-06-2026,09:56 WIB
Daftar Tunggu Haji Mukomuko Tembus 4.297 Orang, Masa Tunggu Capai 30 Tahun
Minggu 07-06-2026,12:54 WIB
Siasati Masa Tunggu 30 Tahun, Kemenag Mukomuko Imbau Orang Tua Daftarkan Anak Haji Sejak Dini
Minggu 07-06-2026,09:53 WIB
Pemprov Bengkulu Sambut Kepulangan 390 Jemaah Haji Kloter PDG 03
Minggu 07-06-2026,12:57 WIB
Jangan Tergiur Komisi Nonton Drama China, OJK Beberkan Deretan Modus Penipuan Keuangan Terbaru
Minggu 07-06-2026,19:24 WIB
Disnaker Kota Bengkulu Dorong Sarjana Muda Jadi Pencipta Lapangan Kerja
Terkini
Minggu 07-06-2026,19:26 WIB
Kominfo Kota Bengkulu Siapkan OmniChannel Siaga, Aduan Non-Darurat Kini Punya Jalur Khusus
Minggu 07-06-2026,19:24 WIB
Disnaker Kota Bengkulu Dorong Sarjana Muda Jadi Pencipta Lapangan Kerja
Minggu 07-06-2026,19:22 WIB
SPMB SD Kota Bengkulu Dibuka 22-24 Juni, Anak Usia 7 Tahun Jadi Prioritas Utama
Minggu 07-06-2026,12:57 WIB
Jangan Tergiur Komisi Nonton Drama China, OJK Beberkan Deretan Modus Penipuan Keuangan Terbaru
Minggu 07-06-2026,12:54 WIB