BENGKULU BE - Tim pengabdian masyarakat dari Universitas Indonesia (UI) sukses menggelar Focus Group Discussion (FGD) Tentang Pelestarian Dan Pengembangan Barong Landong secara virtual, Selasa (29/12). FGD ini mengajak semua pihak melestarikan Barong Landong yang hamir punah tetap dan terus dikenal masyarakat. Kegiatan yang digelar ksekiyar dua jam ini langsung dikoordinir R. Cecep Eka Permana, selaku ketia tim Pengmas yang juga arkeolog, dan menghadirkan pula akademisi lainnya Syahrial, Jajang Gunawijaya, serta Diyah Tri Sasmita selaku anggota Mahasiswa. Dibeberkan Cecep, dirinya bersama tim merasa terpanggil melakukan penelitian Barong Landong mulai menunjukkan gejala kepunahan. Pria yang memiliki darah Bengkulu ini pun memperdalam penggalian gagasan dan ingatan kolektif masyarakat untuk membuat kajian ilmiah kesenian tradisional tersebut. Sebagai pendukung utama Dinas Kebudayaan Kota Bengkulu, telah melakukan menginventarisasi, mencatat, dan mendokumentasikan kesenian Barong Landong. \"Hasil kajian akademik ini didorong dengan pembuatan buku barong Landong dan harapanya kesenian tradisional ini pun terus disosialisaikan ke masyarakat luas,\" jelasnya. Dr Jajang Gunawijaya menuturkan, warisan Budaya Tak Benda atau intangible cultural heritage bersifat tak dapat dipegang dan sifatnya dapat berlalu dan hilang dalam waktu seiring perkembangan zaman. Untuk itu, warisan budaya tak benda ini diwariskan dari generasi ke generasi, yang secara terus menerus diciptakan kembali oleh masyarakat dan kelompok dalam menanggapi lingkungan sekitarnya, interaksi mereka dengan alam dan sejarah mereka, dan memberikan rasa identitas yang berkelanjutan, untuk menghargai perbedaan budaya dan kreativitas manusia. \"Dalam pengembangannya perlu melibatkan generasi muda dan membuat event besar,\" katanya. Jajang juga berpesan agar dalam pengembanganya nanti dapat ditunjang pembuatan Perda sehingga terhindar dari halyang tak baik. Berikutnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Eri Yulian Hidayat melalui Kepala Bidang Kebudayaan R Wahyu DP mengucap rasa syukur dan terima kasih pada tim pengabdian Universitas Indonesia yang telah melakukan revitalisasi pengembangan dan pelestarian barong Landong Bengkulu. \"Ini sangat bermanfaat dan harapanya kerja sama ini terus berlanjut. Kajian akademis ini sangat penting dalam penetapan WBTB,\" ungkapnya. Ia juga berharap dalam pengembangan kesenian tradisional akan melibatkan semua pihak, karena pengembangan budaya perlu perjuangan bersama hingga bisa dikenal dimasyarakat luas. Hal yang sama diungkapkan Kabid Kebudayaan Disdik Kota Bengkulu Martina Nengsih. Menurutnya, kajian akademis yang sudah digarap tim Pengmas UI selama setengah semester akhirnya terwujud. \"Hasil kajian akademis ini menjadi bahan utama dalam pengusulan wbtb,\" tegasnya. Disdik, kata Martina Nengsih, telah mengidentifikasi, mencatat, dan mendaftarkan karya budaya khususnya warisan budaya tak bendanya ke Direktorat Jenderal Kebudayaan. Semua usulan telah disetujui melalui kerja sama Program Pengmas UI dengan Dinas Kebudayaa Kota dan Provinsi Bengkulu. FGD Baron Landong tersebut juga menghadirkan kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi Bengkulu melalui Kepala Bidang kebudayaan, R Wahyu DP, Kabid kebudayaan Disdik kota Bengkulu, Hj Martina Nengsih MPd, perwakilan BNPB Sumbar, Rois Leonard Arios, media, dan banyak lagi. (247)
Lestarikan Barong Landong
Selasa 29-12-2020,21:31 WIB
Reporter : Zalmi Herawati
Editor : Zalmi Herawati
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 19-10-2026,12:28 WIB
Muhaimin Sebut Sekolah Rakyat Jadi Model Baru Pendidikan dan Pemberdayaan Nasional
Senin 19-10-2026,12:22 WIB
Mulai 2027, Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis? Simak Penjelasan Mendikdasmen
Senin 19-10-2026,10:54 WIB
Ramadhipa Jaga Peluang Papan Atas Moto3 Junior di Misano
Senin 19-10-2026,10:31 WIB
Osteoporosis Tak Bergejala, Patah Tulang Panggul Berisiko Fatal bagi Lansia
Senin 19-10-2026,12:04 WIB
Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi, Lengkap dengan Filosofinya
Terkini
Senin 19-10-2026,16:03 WIB
Drainase di RT 08 Surabaya Permai 1 Dibenahi, Lingkungan Diharapkan Makin Nyaman
Senin 19-10-2026,15:59 WIB
Drainase Perumahan Bumi Mas Dibangun, Warga Bentiring Kini Lebih Tenang Hadapi Musim Hujan
Senin 19-10-2026,15:55 WIB
Dinas PUPR Kota Bengkulu Tingkatkan dan Rehabilitasi Drainase Gang Merpati 18 Rawa Makmur
Senin 19-10-2026,15:53 WIB
Syamsu Ihwan Nilai Eks Mess Pemda Strategis untuk Kantor Wali Kota dan Pengembangan Kawasan
Senin 19-10-2026,15:51 WIB