BENGKULU, BE - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bengkulu, melanjutkan penyelidikan kasus dugaan pencemaran nama baik melalui grup WhatsApp yang dilaporkan Bupati Rejang Lebong Dr H Ahmad Hijazi SH MSi. Kali ini anak ketiga Hijazi, Wahyuda Hendika dimintai keterangan sebagai saksi, Selasa (22/12). Wahyuda mengatakan, secara umum dirinya dimintai keterangan dari mana mendapatkan screenshoot percakapan berisi pencemaran nama baik ayahnya dan siapa yang memberikan. Terkait alasan melaporkan dan tidak akan berdamai dengan terlapor. Wahyuda mengaku, apa yang dituliskan oleh terlapor sudah diluar kewajaran. Kalimat yang ditulis dalam grup WhatsApp diluar kewajaran, tidak sopan untuk kategori terlapor yang umurnya masih 20-an tahun. \"Menurut saya kalimat yang ditulis sudah diluar kewajaran, sangat tidak sopan. Masih muda tetapi menuliskan kalimat tidak pantas untuk ayah saya. Terlapor itu seperti tahu semua tentang ayah saya melebihi saya sebagai anak kandungnya,\" jelas Wahyuda. Kalimat yang ditulis didalam percakapan grup salah satunya pada 2012, Hijazi hutang nasi goreng, minta rokok, dan kalimat lainnya yang bahasanya tidak pantas. Padahal pada tahun itu Hijazi tidak berada di Rejang Lebong, tetapi berada di Jakarta. Terkait laporan tersebut, Wahyuda mengaku tetap melanjutkan tidak akan berdamai. \"Tidak ada permintaan maaf dari terlapor, bahkan dia menantang, tidak takut dengan laporan tersebut, punya banyak uang dan punya beking di Polda,\" imbuh Andi. Sementara itu, penyidik Dit Reskrimsus Polda Bengkulu masih akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi lain untuk mengungkap kasus tersebut. Sebelumnya Ahmad Hijazi dimintai keterangan pada Rabu (16/12) lalu oleh penyidik. Hijazi melaporkan tiga nomor whatsapp yang diduga mencemarkan nama baik jabatan dan kepribadian Hijazi. (167)
Anak Hijazi Dimintai Keterangan
Selasa 22-12-2020,21:07 WIB
Reporter : Zalmi Herawati
Editor : Zalmi Herawati
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 22-04-2026,17:25 WIB
Wali Kota Bengkulu Serahkan Bantuan Kursi Roda, Pastikan Warga Kurang Mampu Dapat Perhatian
Rabu 22-04-2026,13:40 WIB
Terkuak di Persidangan, Dugaan 'Fee Bupati' Rp 110 Juta Mengalir ke Istri Eks Kepala Daerah Kaur
Rabu 22-04-2026,14:20 WIB
Petir Sambar Penyadap Karet di Seluma, Satu Tewas Dua Luka
Rabu 22-04-2026,14:12 WIB
Satlantas Bengkulu Selatan Gencar Edukasi, Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan
Rabu 22-04-2026,14:16 WIB
Semangat Betunggal Membara, Warga Pino Raya Padati Jalan Santai
Terkini
Rabu 22-04-2026,17:35 WIB
Polemik Internal Golkar Bengkulu Memanas, Dua Kubu Berebut Sekretariat
Rabu 22-04-2026,17:25 WIB
Wali Kota Bengkulu Serahkan Bantuan Kursi Roda, Pastikan Warga Kurang Mampu Dapat Perhatian
Rabu 22-04-2026,17:24 WIB
Pemkot Bengkulu Tata Kawasan Pantai Pasir Putih, Pondok Pedagang Dibongkar Diganti Gazebo Gratis
Rabu 22-04-2026,17:09 WIB
Siswa SMAN 7 Kota Bengkulu Intip Dapur Bulog, Belajar Langsung Jaga Ketahanan Pangan
Rabu 22-04-2026,17:07 WIB