CURUP, BE- Untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19, Lapas Kelas IIA Curup diminta untuk memperketat dan lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. \"Karena Lapas Kelas IIA Curup ini sudah over kapasitas, sehingga penerapan protokol kesehatan harus disiplin sehingga tidak terjadi klaster baru disini,\" terang Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, A Yuspahruddin MH saat berkunjung ke Lapas Kelas IIA Curup belum lama ini. Terkait dengan penerapan protokol kesehatan yang harus di lakukan di Lapas Kelas IIA Curup tersebut, menurutnya terutama terkait dengan penyediaan sarana cuci tangan dengan sabun yang harus diperbanyak. Karena untuk penerapan jaga jarak sendiri sangat sulit mereka lakukan mengingat kondisi Lapas yang sudah over kapasitas. Yuspahruddin menjelaskan bahwa sebelum masuk ke dalam Lapas seluruh petugas harus dilakukan pemeriksaan suhu tubuh. Karena menurutnya yang keluar masuk Lapas adalah petugas sehingga berpotensi membawa Covid-19. \"Bila saat pengecekan petugas seperti suhu tubuh, suhu tubuhnya panas maka petugas harus diminta pulang dan melakukan isolasi selama 14 hari,\" terangnya. Kemudian pengunjung Lapas Kelas IIA Curup dilarang melakukan kontak langsung dengan warga binaan, karena menurutnya petugas tidak tahu dari mana para pengunjung tersebut berasal, termasuk bila ada kegiatan pembinaan di dalam Lapas Kelas IIA Curup, pemateri yang diperkenankan masuk hanya satu orang saja. Kemudian upaya pencegahan lain yang harus dilakukan Lapas Kelas IIA Curup yaitu tidak menerima tahanan polisi dan jaksa. Penerimaan tahanan bila nanti statusnya sudah meningkat menjadi tahanan pengadilan. Karena bila sudah menjadi tahanan pengadilan mereka harus menyiapkan untuk persidangan. Dimana pelaksanaan sidang dilakukan secara daring dari Lapas Kelas IIA Curup. \"Penerimana tahanan juga dalam sebulannya hanya boleh dua kali dengan jarak 14 hari, kemudian saat penerimaan tahanan kita lakukan pemeriksaan, bila ditemukan reaktif maka seluruh tahanan yang dibawa saat itu harus dikembalikan dulu untuk melakukan isolasi mandiri,\" demikian Yuspahruddin.(251)
Lapas Curup Diminta Perketat Prokes Covid-19
Kamis 26-11-2020,19:55 WIB
Reporter : Dendy BE
Editor : Dendy BE
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,21:49 WIB
Menantu Diduga Tusuk Ibu Mertua hingga Meninggal di Kaur, Berawal dari Cekcok Penjemputan Anak
Kamis 05-11-2026,11:13 WIB
Listyo Sigit Jadi Sorotan Media Internasional setelah Terseret Kasus Penyadapan Presiden
Kamis 05-11-2026,10:22 WIB
Kasus ISPA Capai 401 Ribu, Kemenkes Distribusikan Jutaan Masker ke 7 Provinsi
Kamis 05-11-2026,12:05 WIB
Panduan Klaim Asuransi Nelayan Bengkulu 2026, Ini Syarat dan Caranya
Kamis 05-11-2026,10:56 WIB
Komisi I DPR Desak Prabowo Evaluasi Gelar Bintang Mahaputera Listyo Sigit
Terkini
Kamis 05-11-2026,15:31 WIB
Walikota Minta OPD Keroyokan Atasi Kemiskinan, UMKM hingga Kebutuhan Sekolah Jadi Perhatian
Kamis 05-11-2026,15:00 WIB
PAD Mukomuko Mendekati 82 Persen, BKD Optimistis Lampaui Target 2026
Kamis 05-11-2026,14:55 WIB
Wali Kota Bengkulu Keluarkan SE Larang ASN dan Pengunjung Kantor Pemkot Gunakan Vape
Kamis 05-11-2026,14:54 WIB
FGD Bersama DKP Provinsi Bengkulu dan Yayasan Latun, Pemkab Kaur Dukung Program KNMP 2027
Kamis 05-11-2026,14:51 WIB