BENGKULU, BE - Dugaan penggelapan uang retribusi Pasar Pagar Dewa Kota Bengkulu yang diselidiki Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu, telah naik ke penyidikan. Jika alat bukti sudah lengkap kemudian seluruh saksi sudah dimintai keterangan, penyidik segera menetapkan tersangka perkara ini. \"Kita kaji dulu, mulai dari administrasi, kemudian barang bukti yang kita dapat di lapangan, lakukan pemeriksaan ulang sebelum menetapkan tersangka,\" jelas Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Bengkulu AKBP Max Mariners kepada BE Rabu (7/10). Karena kasus tersebut sifatnya pengaduan, maka ada laporan polisi. Dalam hal ini pelapor atas nama Junaidi, Ketua Koperasi Bangun Wijaya. Dari pengaduan tersebut, beberapa waktu lalu tim Subdit Jatanras telah mendatangi lokasi dan menemukan adanya indikasi pungutan liar (pungli). Hanya saja, belum ada penindakan hukum, karena masih minim bukti. Kemudian, Tim Subdit Jatanras juga melakukan penelitian terhadap dasar pengelolaan lapak Koperasi Bangun Wijaya dan pihak yang diduga melakukan pungli. Setelah dilakukan kajian, diketahui salah satu pihak memang tidak mempunyai hak melakukan pungutan di Pasar Pagar Dewa tersebut. \"Setelah kita kaji, dasar tersebut salah satu pihak tidak punya hak,\" imbuhnya. Pengaduan tersebut disampaikan Juli lalu. Dugaan pungli tersebut terjadi sejak 2018. Akibat dugaan pungli tersebut diperkirakan pihak Koperasi Bangun Wijaya merugi hingga Rp 1,2 miliar. Saat itu dasar Koperasi Bangun Wijaya mengelola Pasar Pagar Dewa berdasarkan peraturan pemerintah ditambah lagi putusan MA Nomor 2925JK/PDT/2017 yang memenangkan Koperasi Bangun Wijaya atas Pemkot Bengkulu dan Disperindag untuk mengelola pasar. Setelah keluar dua dasar tersebut, ada oknum tidak bertanggung jawab melakukan pungutan tanpa izin dan persetujuan dari Koperasi Bangun Wijaya. (167)
Dugaan Pungli Pasar Naik Penyidikan
Rabu 07-10-2020,21:52 WIB
Reporter : Zalmi Herawati
Editor : Zalmi Herawati
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 29-03-2026,20:04 WIB
Ini Enam Penyakit Pasca Lebaran yang Harus Diwaspadai
Minggu 29-03-2026,19:51 WIB
Pengungkapan Judi Online Berlanjut, Dorongan Publik Perkuat Pengawasan Pembayaran Digital
Minggu 29-03-2026,13:29 WIB
Warga Tangkap Terduga Begal di Sindang Kelingi, Satu Pelaku Kabur
Minggu 29-03-2026,17:54 WIB
Korsleting Listrik Dominasi Kasus Kebakaran di Bengkulu, 25 Insiden Terjadi Awal 2026
Minggu 29-03-2026,19:02 WIB
Pantai Zakat Jadi Primadona Libur Lebaran, Wisatawan Nikmati Serunya Bermain Air
Terkini
Minggu 29-03-2026,20:10 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera Meningkat Tembus 213 Ribu Kendaraan
Minggu 29-03-2026,20:04 WIB
Ini Enam Penyakit Pasca Lebaran yang Harus Diwaspadai
Minggu 29-03-2026,19:51 WIB
Pengungkapan Judi Online Berlanjut, Dorongan Publik Perkuat Pengawasan Pembayaran Digital
Minggu 29-03-2026,19:41 WIB
Dua Remaja Hanyut di Sungai Lubuk Langkap, Satu Selamat Satu Masih Dalam Pencarian
Minggu 29-03-2026,19:38 WIB