DIREKTUR Eksekutif Political Literacy Institute Gun Gun Heryanto menilai, penetapan Anas sebagai tersangka hanya soal momentum. Artinya, sejak beberapa pekan lalu kecenderungan status Anas akan dinaikkan sebagai tersangka sudah diprediksi. \"Indikatornya dari apa yang dilakukan SBY, yang sudah mulai keluar dari pakem atau model aslinya yang bukan pengambil risiko,\" ujar Gun Gun saat dihubungi Jumat (22/2). Gun Gun menyatakan, tujuh di antara delapan poin yang dinyatakan SBY sebagai solusi menunjukkan bahasa kuasa. Selain itu, SBY secara eksplisit meminta Anas berfokus pada masalah hukum. Kemudian, SBY melakukan pengondisian pengurus 33 DPD. \"Mundurnya Ibas dari DPR dan rapimnas, semua itu sudah mengarah ke indikator. Jelas, sesungguhnya SBY sudah mengetahui ke mana status hukum Anas akan bergulir,\" jelasnya. Karena itu, lanjut Gun Gun, Anas dinyatakan sebagai tersangka kemarin pun tidak mengagetkan. Tampaknya SBY sudah mengantisipasi penetapan Anas itu. \"Yakni dengan penyiapan Plt dan akan mengadakan KLB untuk penetapan ketua umum Demokrat yang baru,\" prediksinya. Dia menegaskan, dalam waktu dekat sepertinya akan ada upaya penggantian Ketum Demokrat. \"Karena terlepas dari proses hukumnya, Anas terbukti bersalah atau sebaliknya, sudah ada justifikasi bagi internal Demokrat untuk melengserkan Anas dari jabatannya,\" ujar dosen komunikasi politik UIN Syarif Hidayatullah itu. Satu hal lagi, terang Gun Gun, jika Anas mundur, diprediksi ada reposisi atau sirkulasi elite di tubuh Demokrat. Bukan mustahil orang-orang yang dianggap sangat dekat dengan Anas akan mulai direstriksi juga. \"Yang akan menonjol itu sirkulasi elite di level DPP, terutama menyangkut orang-orang yang sangat dekat dengan Anas,\" ujar dia. Upaya sirkulasi elite, tambah Gun Gun, tentu akan cepat dilakukan SBY, mengingat agenda pencalegan, pencapresan, dan pilkada sejumlah daerah. Jadi, proses politik di internal Demokrat akan kembali bergeliat, \"Meski, sekarang menjadi lebih mudah bagi SBY karena posisi hukum Anas sudah jelas. Jadi, manuvernya tidak lagi dibebani oleh anggapan pelanggaran konstitusi partai,\" tegas dia. (bay/c11/agm)
SBY Sudah Beri Sinyal Anas Tersangka
Sabtu 23-02-2013,09:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 09-06-2026,15:30 WIB
Beasiswa Sawit 2026 Dibuka, Bupati Ajak Putra-Putri Bengkulu Selatan Manfaatkan Kesempatan Kuliah Gratis
Selasa 09-06-2026,16:18 WIB
Operasi Antik Nala 2026, Polresta Bengkulu Bongkar 7 Kasus Narkoba dan Amankan 11 Tersangka
Selasa 09-06-2026,16:20 WIB
Fakta Sidang Terungkap, Audit Dugaan Penggelapan CV Mandiri Sejahtera Dipertanyakan
Selasa 09-06-2026,15:33 WIB
Kasus OTT KPK Rejang Lebong Disidang, Jaksa Ungkap Praktik Plotting Proyek dan Fee Miliaran
Selasa 09-06-2026,14:52 WIB
Pemkot Bengkulu Intensifkan Pemantauan Kesehatan Jemaah Haji Pasca Kepulangan dari Tanah Suci
Terkini
Rabu 10-06-2026,10:45 WIB
Promo Motor Mulai Rp900 Ribuan Ramaikan Event HOLAHOOP di SMKN 3 Seluma
Selasa 09-06-2026,16:20 WIB
Fakta Sidang Terungkap, Audit Dugaan Penggelapan CV Mandiri Sejahtera Dipertanyakan
Selasa 09-06-2026,16:18 WIB
Operasi Antik Nala 2026, Polresta Bengkulu Bongkar 7 Kasus Narkoba dan Amankan 11 Tersangka
Selasa 09-06-2026,15:33 WIB
Kasus OTT KPK Rejang Lebong Disidang, Jaksa Ungkap Praktik Plotting Proyek dan Fee Miliaran
Selasa 09-06-2026,15:30 WIB