BENGKULU, BE - Pembagian seragam gratis bagi pelajar Kota Bengkulu, belum direalisasikan Pemerintah Kota Bengkulu. Sebelumnya pembagian seragam gratis ini direncanakan didistribusikan pada tahun ajaran baru. Penundaan pembagian seragam ini terpaksa dilakukan, karena Pmerintah Kota Bengkulu, sangat berhati-hati dalam merealisasikan bantuan hibah tersebut, agar tidak menuai masalah. \"Aturannya belum final dan masih digodok,\" ungkap Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi usai pelepasan tim seni di Disdik Kota Bengkulu, Rabu (3/9). Dijelaskan Dedy Wahyudi, pemberian seragam gratis secepatnya direalisasikan. Setelah Pemerintah Kota Bengkulu, mengesahkan payung hukum dalam menggunakan uang negara tersebut. \"Insya Allah bantuan itu terwujud, tetapi dalam mengelola uang negara ini harus ada payung hukum, karena kerja baik belum tentu menjadi baik,\" bebernya. Dikatakannya, Pemerintah kota kini sedang mempersiapkan payung hukum pengadaan seragam tersebut, yang saat ini dibuat Bagian Hukum Pemerintah Kota Bengkulu. Pembuatan payung hukum itu juga dilakukan dengan mengamati program yang sama di daerah lain. \"Di daerah lain itu ada juga program yang sama, dengan payung hukum dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda). Persoalannya jika kita ajukan payung hukum dalam bentuk Perda ke Dewan Perwakilan Rakyat Kota Bengkulu, memerlukan proses panjang,\" ungkapnya. Untuk itu, Diknas menyusun perwal yang mengatur itu dan saat ini sudah ditelaah di sekretariat Bagian Hukum Pemerintah Kota Bengkulu. Pemkot pun masih menerima masukan berbagai pihak, karena sebelumnya ada dua opsi yang masuk dan menjadi pertimbangan. Konsep awal pengadaan seragam gratis dijahit didaerah dengan melibatkan konveksi yang ada di sekitar sekolah, dengan tetap menghimpun standarnya bahan kain yang dikenakan. \"Ada yang berpendapat agar bantuan ditransfer uang Rp 150 ribu ke rekening siswa, ada juga yang berpendapat dalam bentuk baju. Ini yang belum difinalkan, kita ingin bantuan yang diberikan jangan sampai bermasalah, kalau bermasalah repot,\" cetusnya. Karena proses pembelajaran ditengah kondisi pandemi saat ini, pembelajaran masih dengan metode Jarak Jauh penggunaan seragam inipun belum begitu digunakan peserta didik. Wawali berharap masyarakat tetap percaya pada Pemerintah kota Bengkulu, untuk merealisasikan program tersebut. (247)
Pemkot Bengkulu Berhati-hati Susun Perwal Seragam Gratis
Kamis 03-09-2020,21:18 WIB
Reporter : Zalmi Herawati
Editor : Zalmi Herawati
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 06-06-2026,16:57 WIB
Sidang Lapangan Sengketa Tanah PAUD Al Amin Digelar, Masuki Tahap Pembuktian
Sabtu 06-06-2026,14:18 WIB
Gaji ke-13 ASN dan PPPK Bengkulu Utara Cair Pekan Depan, Bupati Arie Prioritaskan Biaya Masuk Sekolah Anak
Sabtu 06-06-2026,16:34 WIB
Polisi Gerebek Transaksi Sabu di Kampung Kelawi, 2 Pria Diamankan dengan 26 Paket Sabu
Sabtu 06-06-2026,16:59 WIB
Banyak Calon Siswa Gagal Login SPMB 2026, Disdik Provinsi Bengkulu Sebut Terkendala Dokumen
Sabtu 06-06-2026,16:55 WIB
DPRD Provinsi Bengkulu Minta Pembangunan Infrastruktur 2026 Tetap Prioritas Meski Keuangan Daerah Tertekan
Terkini
Minggu 07-06-2026,12:57 WIB
Jangan Tergiur Komisi Nonton Drama China, OJK Beberkan Deretan Modus Penipuan Keuangan Terbaru
Minggu 07-06-2026,12:54 WIB
Siasati Masa Tunggu 30 Tahun, Kemenag Mukomuko Imbau Orang Tua Daftarkan Anak Haji Sejak Dini
Minggu 07-06-2026,09:56 WIB
Daftar Tunggu Haji Mukomuko Tembus 4.297 Orang, Masa Tunggu Capai 30 Tahun
Minggu 07-06-2026,09:53 WIB
Pemprov Bengkulu Sambut Kepulangan 390 Jemaah Haji Kloter PDG 03
Sabtu 06-06-2026,16:59 WIB