JAKARTA - Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Bony Hargens menilai bahwa pengusaha Hary Tanoesoedibjo memiliki paradigma untuk mewujudkan Indonesia Baru. Hal ini membuat pengusaha yang biasa dipanggil HT itu terjun ke dunia politik dan bergabung dengan partai politik.
Bony pun tidak terkejut bahwa HT kini bergabung dengan Partai Hanura setelah mundur dari Partai NasDem.
\"HT memiliki imajinasi tentang Indonesia Baru dengan paradigma politik yang baru. Itu sebabnya setelah gagal melanjutkan cita-cita politik di NasDem, HT berupaya mencari jalan lain untuk mewujudkan Indonesia baru,\" kata Bony saat di Jakarta, Minggu (17/2).
Menurut Bony, HT mencari tantangan dengan memilih Partai Hanura sebagai kendaraan politik barunya. Pasalnya, saat ini elektabilitas Partai Hanura berada dalam posisi bontot.
Bony memperkirakan, bergabungnya HT akan mendongkrak elektabilitas partai pimpinan Wiranto tersebut. Kekuatan media yang dimiliki HT lewat MNC Grup akan menjadi modal kuat untuk membesarkan Partai Hanura.
\"Saya prediksi, setidaknya hanura akan memperoleh 6 persen suara,\" ungkap Bony.
Seperti diberitakan, hari ini HT resmi menjadi anggota Partai Hanura. Tidak tanggung-tanggung, Hary langsung diberi jabatan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura. (dil/jpnn)
Media MNC Grup Dinilai akan Dongkrak Hanura
Minggu 17-02-2013,21:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 08-07-2026,23:38 WIB
Marsal Abadi Resmi Daftar Balon Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Sukatno Balon DK
Rabu 08-07-2026,23:44 WIB
Tiga Bakal Calon Kembalikan Berkas, Perebutan Kursi Ketua PWI Bengkulu Mengerucut
Kamis 09-07-2026,08:39 WIB
Terlibat Pekelahian, Remaja di Bengkulu Selatan Tewas, Pelaku Masih Diburu
Kamis 09-07-2026,08:42 WIB
AKBP Aron Sebastian Resmi Pimpin Polres Bengkulu Selatan
Kamis 09-07-2026,18:01 WIB
Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Eks Direktur Bank Bengkulu Agusalim Sah, Penyidikan Berlanjut
Terkini
Kamis 09-07-2026,18:06 WIB
Bapenda Kota Bengkulu Genjot PAD, Maksimalkan 13 Sektor Pajak dan Retribusi
Kamis 09-07-2026,18:05 WIB
Gengsi Akreditasi Berujung Buntung, Madrasah di Mukomuko Terancam Kehilangan Bantuan Pusat
Kamis 09-07-2026,18:01 WIB
Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Eks Direktur Bank Bengkulu Agusalim Sah, Penyidikan Berlanjut
Kamis 09-07-2026,17:59 WIB
Rumus Institute Beberkan Siasat Pabrik Sawit di Mukomuko Dapat 900 Kg Buah Gratis Per Truk
Kamis 09-07-2026,17:57 WIB