\"Paus mengumumkan ia akan meninggalkan kepemimpinan 28 Februari sekira pukul 20.00 waktu setempat,\" tutur Juru Bicara Vatikan, Federico Lombardi seperti dilansir AFP, Senin (11/2). Lombardi menambahkan, pembantu terdekat Paus Benediktus XVI pun awalnya tidak tahu soal rencana itu. Paus yang kini berusia 85 tahun, merasa sudah tidak mempunyai kekuatan dalam menjalankan tugasnya. \"Untuk alasan ini dan dengan penuh kesadaran atas seriusnya hal ini serta dengan kebebasan penuh, saya menyatakan bahwa saya meninggalkan jabatan sebagai Uskup Roma dan penerus Santo Petrus,\" ungkap Paus dalam pertemuan dengan para Kardinal di Vatikan hari ini. Sebelumnya, dalam wawancara buku tahunan, Paus Benediktus pernah mengisyaratkan dirinya akan mengundurkan diri jika merasa tidak sanggup lagi melaksanakan tugas kepausannya. Pengunduran diri Paus baru pertama kali terjadi sejak berabad-abad lalu, saat Gereja Katolik Roma berawal. Atas pengunduran diri Paus XVI, Vatikan mengharapkan seorang Paus baru terpilih sebelum akhir Maret atau menjelang Paskah. Menurut laman BBC, Senin (11/2), berita pengunduran diri Paus sangat mengejutkan dan karena tidak ada spekulasi apapun sebelumnya. Karenanya berita ini pun sangat mengejutkan pemerintah Italia. \"Kami sangat terguncang oleh berita tak terduga ini,\" ujar Perdana Menteri Italia Mario Monti. Sementara saudara Paus Benediktus, Georg Ratzinger di Regensburg, Jerman, menyatakan pengunduran diri saudaranya itu merupakan proses alami. \"Pada usia ini saudara saya ingin lebih banyak istirahat,\" ujarnya. Kardinal Joseph Ratzinger adalah salah satu Paus tertua dalam sejarah ketika terpilih. Ia menjadi paus pada April 2005 setelah kematian Yohanes Paulus II. Salah satu badai skandal yang dihadapi Paus dalam dekade terakhir adalah soal skandal pelecehan seks anak oleh para pendeta. \"Setelah berulang kali meneliti hati nurani saya dihadapan Tuhan, karena usia lanjut, tidak lagi cocok untuk latihan yang memadai dari pelayanan sebagai pengganti Petrus,\" ujar sang Paus dalam sebuah pernyataan. \"Saya menyadari bahwa pelayanan ini, karena sifat rohani yang penting, harus dilakukan secara tidak hanya dengan kata-kata dan perbuatan, tapi tidak kurang dengan doa dan penderitaan. \"Namun, di dunia sekarang ini, tunduk pada begitu banyak perubahan yang cepat dan terguncang oleh pertanyaan-pertanyaan mendalam relevansi untuk kehidupan iman, untuk mengarahkan perahu Saint Peter dan mengabarkan Injil, kedua kekuatan pikiran dan tubuh diperlukan, kekuatan yang dalam beberapa bulan terakhir, telah memburuk pada saya bahwa saya harus mengakui ketidakmampuan saya untuk secara memadai memenuhi pelayanan dipercayakan kepada saya,\" ungkapnya. (ian/esy/jpnn)
Akhir Bulan Ini, Paus Benediktus Mundur
Senin 11-02-2013,22:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 04-08-2026,11:37 WIB
Lahan Kosong Disulap Jadi Kebun Produktif, Inovasi Dinas ESDM Bengkulu Tuai Apresiasi Sekda
Selasa 04-08-2026,11:29 WIB
110 Pelaku Kejahatan Jalanan Ditangkap, Operasi Musang Nala Bengkulu Catat Hasil Maksimal
Selasa 04-08-2026,12:59 WIB
Danamon Hadirkan Edukasi Finansial dan Fasilitas Perpustakaan untuk Pelajar Jambi
Selasa 04-08-2026,11:02 WIB
Jangan Mudah Percaya Isu, Bantuan Pangan Mukomuko Dipastikan Hanya Beras 30 Kg
Selasa 04-08-2026,11:25 WIB
Polda Bengkulu Libatkan OJK Usut Tuntas Kasus Cik Oboy, Aliran Dana dan Aset Terus Diburu
Terkini
Selasa 04-08-2026,12:59 WIB
Danamon Hadirkan Edukasi Finansial dan Fasilitas Perpustakaan untuk Pelajar Jambi
Selasa 04-08-2026,11:37 WIB
Lahan Kosong Disulap Jadi Kebun Produktif, Inovasi Dinas ESDM Bengkulu Tuai Apresiasi Sekda
Selasa 04-08-2026,11:33 WIB
Lihat Kecelakaan di Pantai Panjang, Kapolda Bengkulu Langsung Hentikan Kendaraan dan Bantu Korban
Selasa 04-08-2026,11:29 WIB
110 Pelaku Kejahatan Jalanan Ditangkap, Operasi Musang Nala Bengkulu Catat Hasil Maksimal
Selasa 04-08-2026,11:25 WIB