BPBD Kota Bengkulu Siagakan 10 Alat dan Personel, Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Hujan
Personel BPBD kota Bengkulu saat mendapat pengarahan kalaksa--
BENGKULUEKSPRESS.COM – Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung hingga April mendatang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bengkulu memastikan seluruh personel dan peralatan dalam kondisi siaga.
Kepala BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sekitar 10 unit peralatan kebencanaan yang telah didistribusikan bersama seluruh armada operasional.
Seluruh personel juga disiagakan, baik di lapangan maupun di kantor, untuk merespons cepat jika terjadi situasi darurat.
“Kurang lebih 10 alat sudah kami siapkan dan didukung seluruh armada. Semua personel standby, baik di lapangan maupun di kantor,” ujarnya.
Selain kesiapan internal, BPBD juga terus memperkuat koordinasi melalui call center sebagai pusat layanan pengaduan dan informasi kebencanaan bagi masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan laporan dari warga dapat segera ditindaklanjuti.
Tak hanya itu, BPBD turut mengimbau peran aktif masyarakat, terutama para ketua RT dan RW, agar mengajak warga bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan.
BACA JUGA:BPBD Kota Bengkulu Siagakan 30 Personel dan 10 Peralatan Hadapi Musim Hujan
BACA JUGA:Safari Ramadan di Kinal, Bupati Kaur Sinkronkan Program Bibit Sawit dan Perda Ternak
Warga diminta membersihkan saluran air dari sampah, memangkas dahan atau pohon yang sudah tua dan rawan tumbang, serta memastikan lingkungan sekitar rumah dalam kondisi aman.
Imbauan ini sejalan dengan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan bahwa hingga April masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang disertai angin kencang.
“Karena itu kami kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim hujan seperti sekarang ini,” tegasnya.
BPBD berharap, dengan kesiapsiagaan pemerintah dan dukungan masyarakat, risiko bencana seperti banjir dan pohon tumbang dapat diminimalkan, sehingga keamanan dan keselamatan warga tetap terjaga. (Adv)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




