Pertamina dan SPBU Swasta Kompak Pertahankan Harga BBM Mulai 1 November 2026
Pertamina dan SPBU Swasta Sepakat Pertahankan Harga BBM Mulai 1 November 2026-Istimewa-
BENGKULUEKSPRESS.COM – Memasuki November 2026, PT Pertamina (Persero) bersama sejumlah pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta di Indonesia memutuskan untuk tetap mempertahankan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Keputusan ini diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap perubahan harga minyak mentah dunia yang mengacu pada Mean of Platts Singapore (MOPS), serta nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat selama Oktober 2026.
Dengan kebijakan tersebut, harga BBM pada November 2026 tetap sama seperti harga yang berlaku pada Oktober 2026. Ketentuan ini berlaku untuk BBM subsidi, BBM penugasan, maupun BBM non-subsidi.
BACA JUGA:Bukan Sekadar Proyek, Mian Minta Infrastruktur Bengkulu Tuntaskan Keluhan Rakyat
BACA JUGA:Pelindo Targetkan Terminal Curah Cair Pulau Baai Rampung 2027, Layanan Logistik Diperkuat
Harga BBM Subsidi dan Penugasan Tidak Berubah
Pemerintah terus berupaya menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi global yang mengalami perubahan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempertahankan harga BBM subsidi dan penugasan.
BBM jenis Pertalite dan Biosolar dipastikan tidak mengalami kenaikan maupun penurunan harga di seluruh SPBU Pertamina di Indonesia.
Berikut daftar harganya:
- Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter.
- Biosolar (CN 48): Rp6.800 per liter.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk mendukung penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran. Caranya dengan menggunakan sistem pendaftaran digital yang telah disediakan saat melakukan pembelian BBM subsidi.
Daftar Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Berdasarkan Wilayah
Harga BBM non-subsidi, seperti Pertamax Series dan Dex Series, berbeda-beda di setiap daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

