Target Bedah Rumah 2026 Naik Jadi 400 Ribu Unit, Maruarar Sirait Beberkan Program Rumah Subsidi
Pemerintah meningkatkan target program bedah rumah dari sebelumnya 45.000 unit menjadi 400.000 unit rumah pada tahun 2026.-disway.id-
BENGKULUEKSPRESS.COM - Pemerintah meningkatkan target program bedah rumah dari sebelumnya 45.000 unit menjadi 400.000 unit rumah pada tahun 2026.
"Presiden Prabowo itu tahun lalu itu kita 45.000 bedah rumah. Tahun ini ditingkatkan luar biasa menjadi 400.000 rumah," kata Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Selasa, 27 Oktober 2026.
Selain perbaikan rumah, Maruarar menyebut pemerintah terus memperluas akses kepemilikan rumah melalui program rumah subsidi dengan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).
Pemerintah mendorong pelaksanaan program tersebut agar semakin banyak masyarakat dapat memiliki rumah melalui skema pembiayaan yang terjangkau.
BACA JUGA:Nelayan Kecil Masih Terjebak Kemiskinan, KNTI Soroti Program Kampung Nelayan Merah Putih
BACA JUGA:Dino Patti Djalal Buka Suara, Tegaskan 28 Tahun Mengabdi untuk Indonesia dan Bantah Tak Nasionalis
Ara, sapaannya, mengatakan rencana pelaksanaan akad massal rumah subsidi tahap keempat pada Desember 2026.
Dia memaparkan, akad massal rumah subsidi sebelumnya telah digelar dalam tiga tahap.
Tahap pertama berlangsung pada September tahun lalu dengan sekitar 26.000 rumah subsidi di berbagai daerah di Indonesia.
Tahap kedua dilaksanakan di Serang dengan jumlah sekitar 50.000 rumah subsidi.
Ara menyebut sejumlah penerima manfaat berasal dari kalangan pekerja, termasuk Angga yang sebelumnya bekerja sebagai office boy dan Wawan yang merupakan mantan pengemudi ojek.
“Kalau Angga mantan OB, kemudian yang kedua di tempatnya Wawan, seorang mantan ojek, di Serang sebesar 50.000-an,” katanya.
Sementara itu, akad massal tahap ketiga dilaksanakan sekitar empat bulan lalu di Batang.
Salah satu penerima manfaatnya adalah Widodo, yang sebelumnya bekerja sebagai tenaga penjualan atau sales.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

