Banner HONDA

Gus Ipul Ungkap 2 Pilihan Masa Depan bagi Lulusan Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ungkap 2 Pilihan Masa Depan bagi Lulusan Sekolah Rakyat

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa sebanyak 11 siswa Sekolah Rakyat tingkat SMA telah lulus--

BENGKULUEKSPRESS.COM - Lulusan Sekolah Rakyat tidak hanya dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, tetapi juga memiliki peluang untuk langsung memasuki dunia kerja sebagai pekerja terampil.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan, dari 11 siswa Sekolah Rakyat tingkat SMA yang telah lulus, sebanyak tujuh siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sementara empat lainnya telah bekerja sebagai pekerja terampil.

Capaian tersebut menjadi gambaran arah pendidikan Sekolah Rakyat (SR) yang tidak hanya berorientasi pada kelulusan akademik, tetapi juga mempersiapkan siswa untuk memasuki dunia kerja sesuai potensi masing-masing.

Gus Ipul, sapaan karibnya, mengatakan lulusan Sekolah Rakyat dipersiapkan melalui dua jalur, yakni melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau langsung memasuki dunia kerja sebagai tenaga terampil.

BACA JUGA:3 Tips Dekat dengan Remaja di Era AI, Manfaatkan Fitur ChatGPT

BACA JUGA:Kemenag Gandeng Al-Azhar Mesir, Program Double Degree Dua Negara Disiapkan

"Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, lulusan Sekolah Rakyat ada dua jalur, satu meneruskan ke perguruan tinggi, yang kedua menjadi pekerja terampil," ucap Gus Ipul di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Kota Bekasi pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

Menurutnya, Kementerian Sosial (Kemensos) telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, BUMN, perguruan tinggi, hingga perusahaan swasta untuk membuka peluang masa depan bagi para siswa.

Upaya tersebut dilakukan dengan memetakan minat dan bakat siswa sejak awal pendidikan.

Salah satu instrumen yang digunakan adalah tes DNA talent untuk mengenali potensi setiap siswa, sehingga pendampingan dapat disesuaikan dengan kemampuan dan arah karier yang ingin ditempuh.

"Karena dari awal kita melakukan tes DNA talent untuk siswa Sekolah Rakyat ini. Jadi kita sudah mengetahui lebih jauh sejak awal tentang potensi minat bakat dari setiap siswa," terang dia.

Gus Ipul menegaskan, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bukan satu-satunya pilihan bagi lulusan Sekolah Rakyat.

Siswa yang memiliki kecenderungan dan kemampuan di bidang keterampilan juga perlu mendapat kesempatan untuk mengembangkan kompetensinya agar siap bekerja.

"Memang ada yang potensinya itu untuk jadi pekerja terampil, jadi tidak perlu harus meneruskan ke perguruan tinggi. Jadi sudah didampingi sejak awal," papar dia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait