Deteksi Dini TBC, Puskesmas Kota Mukomuko Periksa 120 Warga
Deteksi Dini TBC, Puskesmas Kota Mukomuko Periksa 120 Warga--
BENGKULUEKSPRESS.COM — Upaya mendeteksi penyakit tuberkulosis (TBC) sejak dini terus dilakukan Puskesmas Kota Mukomuko. Pemeriksaan aktif menyasar masyarakat melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk menemukan warga yang memiliki gejala atau berisiko TBC.
Terbaru, pemeriksaan digelar di Aula Kantor Lurah Banda Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko, Jumat 18 September 2026. Sebanyak 120 warga dari tiga kelurahan dan satu desa mengikuti pemeriksaan kesehatan tersebut.
Warga yang diperiksa berasal dari Kelurahan Banda Ratu, Pasar Mukomuko, Koto Jaya serta Desa Ujung Padang.
Pemeriksaan dilakukan petugas Puskesmas Kota Mukomuko yang dipimpin Kepala Puskesmas Kota Mukomuko, Ruli Herlindo, SKM, dan didampingi Lurah Banda Ratu, Wal Asri, SP.
Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sekitar 20 warga yang masuk kategori terduga TBC. Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti petugas kesehatan untuk memastikan kondisi warga dan memberikan penanganan sesuai kebutuhan.
BACA JUGA:Pilkades Mukomuko, Surat Suara Tunggu Penetapan Calon Tetap
BACA JUGA:Menuju Hari Jadi ke-58, Pemprov Bengkulu Matangkan Konsep Perayaan
Kepala Puskesmas Kota Mukomuko, Ruli Herlindo, mengatakan pemeriksaan aktif penting dilakukan agar warga yang memiliki indikasi TBC dapat segera diketahui dan mendapatkan tindak lanjut.
"Ketika ditemukan warga yang mengarah pada TBC, langsung kami tindak lanjuti. Penanganannya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing warga," kata Ruli.
Menurutnya, pemeriksaan terhadap masyarakat tidak hanya dilakukan di Kelurahan Banda Ratu. Sebelumnya, tim Puskesmas Kota Mukomuko juga telah melakukan pemeriksaan khusus TBC di Desa Pasar Sebelah dan Desa Selagan Jaya.
Dari dua lokasi tersebut, petugas menemukan sekitar 18 warga yang juga diduga TBC. Dengan tambahan temuan di Banda Ratu, terdapat sekitar 38 warga yang diduga TBC dari tiga titik pemeriksaan.
Temuan tersebut menjadi perhatian petugas kesehatan sekaligus menunjukkan pentingnya pemeriksaan aktif di tengah masyarakat. Deteksi sejak dini diharapkan dapat mempercepat penanganan dan membantu mencegah potensi penularan TBC.
Ruli mengatakan pemeriksaan akan terus dilanjutkan ke wilayah lainnya. Puskesmas Kota Mukomuko selanjutnya menjadwalkan pemeriksaan terhadap warga Desa Tanah Harapan dan sekitarnya pada awal Oktober 2026.
"Kami akan melanjutkan pemeriksaan ke wilayah berikutnya. Harapannya, warga yang memiliki gejala atau berisiko TBC dapat ditemukan lebih awal sehingga segera mendapatkan penanganan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

