Banner HONDA

Telur Biasa dan Telur Omega Ternyata Berbeda, Ini Ciri Fisik dan Manfaatnya

Telur Biasa dan Telur Omega Ternyata Berbeda, Ini Ciri Fisik dan Manfaatnya

Telur Biasa dan Telur Omega Ternyata Berbeda, Ini Ciri Fisik dan Manfaatnya--

BENGKULUEKSPRESS.COM – Telur menjadi salah satu bahan makanan yang mudah ditemukan dan kerap dikonsumsi sehari-hari. Selain telur ayam biasa, kini tersedia pula telur omega yang dikenal memiliki kandungan asam lemak omega-3 lebih tinggi.

Sekilas, telur biasa dan telur omega terlihat hampir sama. Namun, keduanya memiliki perbedaan terutama dari sisi pakan ayam, kandungan lemak, serta profil nutrisi. Lantas, bagaimana cara membedakannya dan apa manfaat masing-masing?

1. Perbedaan Utamanya Ada pada Pakan Ayam

Perbedaan utama telur biasa dan telur omega bukan semata-mata terletak pada jenis ayamnya, melainkan pada pakan yang diberikan kepada ayam petelur.

Ayam penghasil telur omega biasanya mendapatkan pakan yang diperkaya sumber asam lemak omega-3. Penelitian menunjukkan bahwa pengaturan pakan tersebut dapat meningkatkan kadar omega-3 pada kuning telur dibandingkan telur konvensional.

BACA JUGA:Sayuran Cepat Layu? Ini Cara Menyimpannya agar Tetap Segar

BACA JUGA:Daging di Kulkas Cepat Berubah Bau? Begini Cara Menyimpannya

Salah satu penelitian dari IPB University juga menjelaskan bahwa pemberian suplemen tertentu pada pakan ayam dapat meningkatkan kandungan omega-3 pada telur secara signifikan.

Sementara itu, telur ayam biasa umumnya berasal dari ayam yang mendapatkan pakan standar tanpa pengayaan khusus omega-3.

2. Ciri Fisik Telur Omega

Dari luar, telur omega tidak selalu dapat dibedakan secara akurat dari telur biasa hanya berdasarkan warna atau bentuk cangkangnya. Warna cangkang lebih berkaitan dengan jenis atau strain ayam, bukan menjadi penanda utama kandungan omega-3.

Namun, beberapa perbedaan dapat terlihat ketika telur dipecahkan. Penelitian yang dilakukan IPB University menyebutkan bahwa telur yang kaya omega-3 dapat memiliki kuning telur dengan warna lebih merah dan membran kuning telur yang relatif lebih kuat.

Meski demikian, warna kuning telur tidak sebaiknya dijadikan satu-satunya patokan untuk menentukan apakah sebuah telur merupakan telur omega. Warna kuning juga dapat dipengaruhi oleh komposisi pakan ayam.

3. Kandungan Omega-3 Lebih Tinggi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: