Banner HONDA

Damkar Bengkulu Selatan Bergerak Cepat, Mebel Maker di Seginim Ludes Terbakar

 Damkar Bengkulu Selatan Bergerak Cepat, Mebel Maker di Seginim Ludes Terbakar

Petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bengkulu Selatan berjibaku memadamkan kebakaran yang menghanguskan tempat usaha mebel maker milik Ipan Rio di Desa Sindang Bulan, Kecamatan Seginim, Selasa dini hari, 21 Juli 2026. -RENALD-

BENGKULUEKSPRESS.COM – Aksi cepat kembali ditunjukkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bengkulu Selatan. Sebuah tempat usaha mebel maker milik Ipan Rio, empat puluh empat tahun, di Desa Sindang Bulan, Kecamatan Seginim, dilalap si jago merah pada Selasa, 21 Juli 2026, sekitar pukul lima lewat dua puluh tiga menit WIB.

Mendapat laporan dari pemilik usaha, Satgas Damkar langsung bergerak menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar dua puluh satu kilometer dari Pos Damkar Padang Panjang. Meski harus menempuh jarak yang cukup jauh, petugas tetap berhasil mengendalikan kobaran api dengan cepat.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bengkulu Selatan, Efredy Gunawan, S.STP., M.Si, mengatakan pihaknya mengerahkan dua unit mobil operasional pemadam kebakaran dan dua puluh personel untuk menangani peristiwa tersebut.

"Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan dua unit mobil operasional bersama dua puluh personel menuju lokasi kebakaran. Berkat kerja sama seluruh petugas, api berhasil dipadamkan sekitar sepuluh menit setelah proses pemadaman dilakukan," ujar Efredy.

BACA JUGA:DPRD Kota Bengkulu Mulai Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkot Siap Tampung Masukan Fraksi

BACA JUGA:MPLS Berakhir, Disdikbud Kota Bengkulu Masih Buka Pengaduan bagi Siswa yang Belum Dapat Sekolah

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Mereka melakukan pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa sehingga kebakaran tidak kembali menyala.

"Kami melakukan proses pendinginan dan pencarian titik api yang masih tersembunyi. Setelah dipastikan benar-benar aman, seluruh personel kembali ke Pos Damkar Padang Panjang," jelasnya.

Efredy mengungkapkan, bangunan usaha mebel maker berukuran sekitar tujuh kali delapan meter tersebut mengalami kerusakan hingga sekitar sembilan puluh persen. Beruntung tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian itu.

"Penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih menunggu hasil penyelidikan. Untuk sementara, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar sepuluh juta rupiah," pungkas Efredy.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tempat usaha yang banyak menggunakan bahan mudah terbakar, serta segera menghubungi Damkar apabila terjadi keadaan darurat agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. (117)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: