Banner HONDA

APBD 2026 Berjalan, Dinas PUPR Mukomuko Mulai Titik Nol Sejumlah Proyek Jalan

APBD 2026 Berjalan, Dinas PUPR Mukomuko Mulai Titik Nol Sejumlah Proyek Jalan

APBD 2026 Berjalan, Dinas PUPR Mukomuko Mulai Titik Nol Sejumlah Proyek Jalan-IST-

BENGKULUEKSPRESS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko resmi memulai pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan fisik yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2026. Langkah ini diawali dengan tahapan penentuan titik nol pada beberapa paket pekerjaan, sebagai tanda dimulainya aktivitas konstruksi di lapangan.

Pemerintah daerah melalui Dinas PUPR memprioritaskan sektor infrastruktur jalan untuk memperlancar akses transportasi masyarakat. Ruas jalan utama yang mulai dikerjakan di antaranya adalah rekonstruksi dan peningkatan struktur jalan pada ruas Talang Baru – Serambi Baru – Air Merah.

Selain jalan poros antar-kecamatan, Dinas PUPR Mukomuko juga melakukan pembenahan akses transportasi di tingkat pedesaan. Lokasi pengerjaan tersebut tersebar di beberapa titik, meliputi Jalan Desa Marga Mulya, Jalan Desa Sibak, Jalan Desa Bumi Mulya, hingga penataan jalan lingkungan di wilayah Desa Lubuk Mukti.

Pembangunan jalan ini juga menjangkau wilayah pemukiman lainnya, seperti pembenahan akses di Jalan Desa Tunggal Jaya serta Jalan Desa Tirta Makmur (SPS). Selain mobilitas masyarakat desa, alokasi APBD 2026 ini juga diarahkan untuk mendukung kelancaran fasilitas pelayanan publik dan instansi vertikal. Hal ini ditunjukkan dengan dimulainya proyek jalan di kawasan lingkungan Asrama Polres Mukomuko, serta pengaspalan hotmix di area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mukomuko.

BACA JUGA:?Retribusi Macet Total, Target PAD Sektor Pasar Mukomuko Rp250 Juta Terancam

BACA JUGA:Kejari Bengkulu Siapkan Lelang 22 Lot Barang Rampasan, Ada Mobil hingga Hampir 3 Ton Bio Solar

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, menegaskan bahwa seluruh paket pengerjaan yang sudah berjalan wajib dilaksanakan dengan mengacu pada dokumen perencanaan serta ketentuan teknis. Pihaknya menyatakan akan memantau ketat kualitas proyek agar sesuai dengan spesifikasi.

"Beberapa paket pekerjaan memang baru berjalan karena proses administrasi dan kontrak baru saja diselesaikan. Oleh karena itu, kami meminta pihak rekanan untuk segera mempercepat pengerjaan fisik di lapangan dengan tetap memprioritaskan kualitas hasil pekerjaan," kata Apriansyah saat memberikan keterangan mengenai perkembangan proyek tersebut.

Untuk memastikan ketahanan fisik bangunan, Dinas PUPR Mukomuko mengingatkan kepada seluruh kontraktor pelaksana agar bekerja secara profesional. Setiap tahapan pembangunan wajib mematuhi rincian spesifikasi teknis yang telah disepakati di dalam kontrak, termasuk penggunaan material, metode kerja, dan ketepatan waktu penyelesaian.

Apriansyah memastikan, pihaknya akan menurunkan tim pengawas lapangan secara berkala. Dinas PUPR akan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan adanya pengerjaan yang menyimpang dari spesifikasi, berupa pemberian surat teguran hingga sanksi sesuai aturan yang berlaku.

"Kami berharap seluruh proyek infrastruktur di Kabupaten Mukomuko tahun ini dapat diselesaikan tepat waktu agar masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya, terutama dalam kelancaran transportasi dan konektivitas antar-wilayah," tutup Apriansyah. (**)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: