DIASPORA REJANG BERSATU MENGABDI UNTUK NEGERI
Oleh: Prof. Dr. Ir. H. Abdul Hamid, M.P. (Ahli Peneliti Utama Bidang Kebijakan Publik)--
Peneliti Utama BRIDA Provinsi Jawa Timur
Pemerhati Kebijakan Publik, Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pemberdayaan Masyarakat
CURUP, REJANG LEBONG – Keluarga Besar Puak Rejang Lebong kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kepedulian sosial melalui penyelenggaraan Bhakti Sosial Khitanan Massal Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Sabtu, 27 Juni 2026, di Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus menjadi sarana mempererat tali silaturahmi warga Rejang di perantauan. Melalui layanan khitan gratis, panitia berharap dapat membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi, gotong royong, dan kepedulian antarsesama.
Ketua Pelaksana, H. Cecep, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bakti sosial, tetapi juga bentuk ibadah dan tanggung jawab sosial organisasi kepada masyarakat.
"Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi peserta dan keluarganya, sekaligus menjadi ladang amal bagi seluruh panitia, donatur, tenaga medis, dan relawan yang telah berkontribusi," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Panitia, Prita Sukadewi, menjelaskan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara matang melalui koordinasi yang baik dengan semua unsur panitia.
"Alhamdulillah, seluruh persiapan berjalan sesuai rencana. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, tenaga medis, relawan, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik," katanya.
Di sisi lain, Ketua Puak Rejang Lebong, Drs. Hawari Anwar Duramin, mengapresiasi semangat kebersamaan seluruh panitia dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
"Bhakti Sosial Khitanan Massal merupakan cerminan nilai luhur masyarakat Rejang yang menjunjung tinggi persaudaraan, gotong royong, dan kepedulian. Kami berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang terus memberi manfaat bagi masyarakat dan semakin mempererat persatuan warga Rejang di mana pun berada," ungkapnya.
Panitia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh donatur, sponsor, tenaga kesehatan, relawan, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan moril maupun materiil sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.
Secara pribadi, saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga besar Puak Rejang Lebong karena belum dapat hadir secara langsung pada kegiatan yang penuh makna ini. Namun, dari Surabaya, Jawa Timur, saya tetap berupaya memberikan kontribusi sesuai kemampuan sebagai bentuk kecintaan kepada kampung halaman dan dukungan terhadap kegiatan sosial yang sangat mulia ini.
Saya juga mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Drs. Hawari Anwar Duramin, H. Cecep, Prita Sukadewi, beserta seluruh panitia, donatur, tenaga kesehatan, relawan, dan diaspora Rejang dari Jakarta, Depok, Bandung, Surabaya, serta berbagai daerah lainnya yang telah mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, dan rezekinya demi menyukseskan kegiatan ini.
Semoga Bhakti Sosial Khitanan Massal ini menjadi inspirasi bagi seluruh anak bangsa bahwa sejauh apa pun merantau, kecintaan kepada kampung halaman harus terus diwujudkan melalui karya nyata dan pengabdian kepada masyarakat.
Semoga seluruh amal bakti dan keikhlasan para panitia, donatur, serta relawan diterima oleh Allah SWT dan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.
"Merantau untuk Berkarya, Pulang untuk Mengabdi, Bersatu untuk Negeri." Salam mbuk lemea bersama wabup curup rejang lebong
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
